Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SPERANZA

SPERANZA

Semalam adalah hari terakhir mereka bersama dan hari ini Yasa memutuskan hubungan. Speranza sangat marah dan berniat untuk membunuh Yasa sekarang juga, namun dia sadar kalau semua itu tidak ada gunanya. Speranza menatap gelang hitam itu, dia menghela napas saat ingat masa lampau kembali menghantuinya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as the finally
Read
+Library
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

Namun berharap mereka akan kembali seperti dulu juga sesuatu yang mustahil. "Satu malam. Pelukan terakhir. Ciuman terakhir. Ahh, Mike. Aku sungguh mengharapkanmu untuk kembali."
103.7K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as the finally
Read
+Library
FATED

FATED

Lalu tiba-tiba sepertinya dia menyadari bahwa dia masih di dalam panggilan denganku. “Ehm … ya sudah kalau begitu. Aku matikan teleponnya.” Aku pun segera menutup panggilan itu. * * * * Malam itu sebelum aku tidur aku sempat bermain Final Fantasy dan beberapa gim lainnya dengan Kitae, Joy, dan Jung Dae. Akhir-akhir ini aku cukup dekat dengan Kitae. Kami juga sering bermain gim bersama. Kitae juga mengenalkanku dengan beberapa temannya, termasuk Jung Dae.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as the finally
Read
+Library
Sang Petir Terakhir

Sang Petir Terakhir

Barun mengarahkan Jai melewati gerbang. Mereka melewati beberapa rumah kecil dan juga beberapa gudang lumbung. Setelah itu mereka sampai di sebuah halaman kecil dengan sumur batu di tengahnya. Jai melihat seorang gadis sedang duduk di tepi sumur, wajahnya menunduk ke bawah. Jai menyadari kalau gadis itu mengerutkan kening saat mereka berjalan mendekat. Tidak berapa lama, Barun yang ada di belakangnya memanggil, "Miria!"
93.6K viewsOngoingAdded to Library 142 Times as the finally
Read
+Library
Anniversary Terakhir

Anniversary Terakhir

komentarnya pada setengah durasi video yang diputar. “Putar sampai habis,” ujar Andika. Dwi bersorak melihat Fajar berguling-guling memegang alat vitalnya. Dia me-replay bagian akhir. “Apa itunya bisa dipotong habis?” Andika geleng-geleng kepala mendengar ucapan remaja labil itu, lantas mengambil poselnya.
1019.7K viewsCompletedAdded to Library 651 Times as the finally
Read
+Library
Pengendali Arwah Terakhir

Pengendali Arwah Terakhir

Keempat destroyer summoner berlutut pada satu kaki dan menunduk takzim di belakang Venom. “Kami akan melakukannya, Master!” seru mereka bersama-sama. “Salah satu dari mereka adalah summoner burung terakhir. Kalian harus bisa mendapatkannya hidup-hidup agar aku bisa kembali ke dunia ini,” ujar Venom. Keempat destroyer summoner itu mengangkat kepala. Mereka tidak percaya dengan apa yang disampaikan oleh Venom, Tapi kemudian mereka menunduk lagi dan meyakini bahwa Venom tidak pernah mengatakan kebohongan.
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 262 Times as the finally
Read
+Library
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

Hingga di saat penting seperti sekarang masih begitu. "NTT" Amaz terdiam setelah mengucap kata itu. "Loh tahu dari mana?" Binar tidak yakin. "Ayah gue." Tuturnya. "Yah sudah kita ke sana" Binar bersemangat. "Loh yakin?" Tanya Amaz serius. "Iya lah. Sebentar sore kita bahas detailnya. Di pantai." Tutur Binar tanpa menunggu kesepakatan dari Amaz.
1010.2K viewsOngoingAdded to Library 235 Times as the finally
Read
+Library
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

Lagu mulai terdengar, para pengunjung yang awalnya bersorak sorai bahagia mulai hening untuk mendengarkan Delia bernyanyi. Dan kali ini Delia membawakan sebuah lagu dari Bagas Ran dengan judul Cinta terakhirku.
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 550 Times as the finally
Read
+Library
Bos, I'm Pregnant!

Bos, I'm Pregnant!

titah Papa Narendra final. ◦•●◉✿𝙏𝘽𝘾✿◉●•◦
9.822.3K viewsOngoingAdded to Library 558 Times as the finally
Read
+Library
The endlessly

The endlessly

Masih terasa seperti mimpi. . . . . Kenzo memacu Bugatti miliknya membelah jalan distrik Selatan kota Seoul. Didalam mobil terasa sunyi hanya Suaran mesin Bugatti berderu sebagai pengiring suasana Canggung diantara Kenzo dan Mirai. "Kemana kau akan pergi?" Tanya Mirai memecah kesunyian. "Pulang kerumah ku." Padangan Kenzo masih terfokus pada jalanan di depan nya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as the finally
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status