Satu Kali Lagi, Boss!
"Gadis baik... Aku suka itu. Tapi panggil aku Boss... Memohonlah pada Bossmu untuk memuaskanmu..."
"Boss... kumohon... ambil aku, miliki aku... aku milikmu, Boss..." ucapku patuh. Rasa haus dan kosong di dalam diriku sudah tidak bisa ditoleransi lagi.
Hingga akhirnya, secara perlahan, ujung tumpul berukuran extra large itu melesak menembus milikku yang masih sangat sempit dan rapat.
"Nngghh...!"