Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Mereka berdua menyesap cairan berwarna hitam yang masih mengepul uapnya. “Lalu, betapa banyak yang tertipu bungkus. Banyak yang memang menutupi keilmuannya, pura-pura nggak tahu atau malah bersikap nggak mau tahu, sebanyak apapun pengetahuan, fungsinya akan sangat terbatas jika dia tidak terbangun sebagai rumah pemahaman. Seperti setumpuk kayu yang tak melindungi dari hujan, yang tak menyediakan teras untuk ngopi dan cangkrukan, karena ilmu itu belum dianggap prestasi sebelum menjadi manfaat bagi sesama.” Dia mengatakan sesuatu yang tak kumengerti.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai ilmu padi semakin berisi semakin merunduk
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Selir

Jerat Cinta Sang Selir

Gadis itu berusaha bertahan hidup. Hutan yang dimasukinya semakin lama semakin pekat. Pohon-pohon semakin rapat. Semak-semak semakin padat. Tanahnya pun semakin basah. Cahaya semakin samar, tertutup bayang-bayang pepohonan yang rindang. Kelembapan udara juga bertambah, bahkan Fjola dapat melihat adanya lumut yag tumbuh di akar-akar pepohonan besar. Batang-batang pun tampak berbonggol, sedikit aneh Fjola berhenti sejenak. Ia mengatur napasnya yang ngos-ngosan.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 738 kali sebagai ilmu padi semakin berisi semakin merunduk
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
IyoniAe
Hai, semua. Makasih udah baca novel ini. Ini merupakan novel pertama dari seri Fjola. Novel kedua, alias kelanjutannya sudah dapat di baca di GoodNovel dengan judul: Pesona Sang Peri. Lebih seru dan menegangkan.
Baca Semua Ulasan
Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan

Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan

Setelah ditinggal sekian lama pastilah bertambah jumlah cantrik, mentrik, ajar, jejanggan dan ruang asrama juga tentunya bertambah luas. "Sepertinya bertambah banyak mereka yang hendak mencari ilmu, Guru," waktu itu Gesang Suci berkata kepada gurunya yang sedang melihat-lihat penambahan dua ruang belajar. " Semoga ilmu yang dipelajari segera bisa diamalkan bagi masa depan mereka setelah lulus ujian di Padepokan ini”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai ilmu padi semakin berisi semakin merunduk
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Sesuatu di bawah hutan Sedang bangun. Dan retakan itu terus melebar.
895 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai ilmu padi semakin berisi semakin merunduk
Baca
+Pustaka
BHARATA (Pendekar Naga Bumi)

BHARATA (Pendekar Naga Bumi)

Karena itulah, maka Pawana dengan leluasa dapat melepaskan ilmunya karena ia tidak mencemaskan kesulitan yang bakal terjadi atas Pandu. Sementara itu Pandu juga merasakan sesuatu yang bergelora di dalam diri Pawana. Darahnya seakan-akan mendidih memancarkan gejolak yang membakar jantungnya. Ilmu anak muda itu benar-benar telah berkembang dengan pesat menurut penilaian. Pandu yang dihadapan langsung dengan benturan-benturan yang dahsyat.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai ilmu padi semakin berisi semakin merunduk
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Jantungnya kian berdetak cepat dicekam rasa nikmat. -o0o- SEMAK belukar di dalam hutan bagai dihempaskan oleh angin ribut, sementara alam berdiam tenang. Hembusan angin sepoi-sepoi menghadirkan semilir segar. Tapi dedaunan belukar itu menjadi rontok dan rubuh bagai dilanda topan sejurus. Kecepatan seseorang berilmu tinggi dalam larinya mampu membuat dedaunan gugur. Kecepatan orang yang berlari ini ternyata masih ditambah lagi kecepatan orang yang mengejar di belakangnya.
1028.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 969 kali sebagai ilmu padi semakin berisi semakin merunduk
Baca
+Pustaka
Srikandi Antara Dendam Dan Cinta

Srikandi Antara Dendam Dan Cinta

Semakin berisi, maka semakin merunduk. Begitu pula sikap manusia. Ketika banyak keilmuan yang dikuasai, maka sikapnya pun akan semakin merendah. Lebih paham, bahwa sebagai manusia di bumi ini, hanya sebagai mahkluk kecil jika dibandingkan dengan alam semesta. Semakin paham pula, betapa banyak bidang keilmuan di bumi, dan berapa persen yang mampu dikuasai. Pagi ini, baginda duduk di singgasana, bersama Mahesa, Bagas dan Marta. Mereka membahas tentang perkembangan prajurit dalam berlatih.
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai ilmu padi semakin berisi semakin merunduk
Baca
+Pustaka
Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Tapi dari semua hal itu, aku (Elder Of Realm) menyadari satu hal, yaitu tidak ada yang namanya titik berhenti dari ilmu pengetahuan, itu akan terus berkembang dan terus maju dengan setiap perubahan zaman. Sekarang aku (Elder Of Realm) sudah berada di puncak Kultivasi Alam bawah ini, dan sudah tak terhitung tahun waktu yang sudah terlewati. Tetapi sampai sekarang aku masih belum puas dengan semua hal yang sudah aku miliki sekarang, aku menginginkan lebih, lebih banyak lagi pengetahuan baru. Satu-satunya cara untuk mendapatkan pengetahuan baru adalah memasuki Alam Atas, dan menjelajahi dunia yang baru dan lebih luas lagi, dengan berbagai keajaiban dan keberadaan kuno.
1037.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai ilmu padi semakin berisi semakin merunduk
Baca
+Pustaka
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

“Kau masih bodoh rupanya. Ilmu itu seperti umur dan alam yang terus berkembang, tidak boleh hanya berhenti di tengah jalan. Kau seharusnya terus berlatih untuk menemukan ilmu sejatimu sendiri. Seperti aku, aku memang telah menemukannya, tapi ilmu sejati itu bukanlah ilmu sempurna, dia pun terus berkembang dengan pengalaman dan latihan. Sampai saat ini aku masih berlatih dan mencoba terus mensejatikan ilmuku. Kau juga harus melakukan hal yang sama sampai kau mati, karena ilmu tidak memiliki titik akhir atau batas. Kita manusia hanya bisa terus mencari dan berkembang bersamanya. Kau mengerti?” “Sedikit, Guru. Bisa Guru memberi penjelasan lebih rinci?” tanya Chiu Kang. “Semua itu bermula dari k
8.217.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai ilmu padi semakin berisi semakin merunduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status