Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Pakai ungkapan aja biar dia bingung. “Lumbung beras, Can, sejak kapan ayam makan ketan?” Malah dikoreksi, nggak penting. “Beras, ketan, sama aja tahu nggak, Mas!” “Beda, Can, beda. Dari cara tanam, cara panen, tekstur pas mateng, kadar lengketnya di tangan, sama rasa juga beda. Kok, kamu bilang sama?”
1018.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 491 Beses bilang seperti padi semakin berisi semakin merunduk
Read
+Library
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 43 A Oleh: Kenong Auliya Zhafira Peribahasa tentang semakin tinggi pohon menjulang bisa tertiup angin kencang mungkin benar adanya. Semakin sukses seseorang terkadang akan selalu ada ujian yang tanpa diprediksi mampu menghancurkan segalanya dalam sekedip mata. Tanpa tahu datangnya kapan dan bagaimana caranya. Apabila hari itu datang, hanya butuh persiapan mental untuk menghadapinya dengan lapang dada. Karena jika tidak, maka diri yang akan terbawa dan hancur tanpa lagi sisa.
108.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 279 Beses bilang seperti padi semakin berisi semakin merunduk
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Sang Jawara

Terpaksa Menikahi Sang Jawara

Sebagian petani lain membawa beberapa karung Jerami untuk membuat lumbung padi di rumah mereka, sedangkan pak Aman, bagian membawa satu karung besar padi untuk di jemur di halaman rumah. “Bah, ini punya kita Bah padinya?” celetuk Zuzu. “Bukan, ini masih punya orang,” jawab pak Aman. “Tapi dibawa kerumah kita?” timpal Didin. “Ini mau dijemur dulu abis itu didesel,” jawab pak Aman sambil menaruh karung beras itu di bagian depan sepeda. GUBRAKKK Tiba-tiba, karung berisi padi yang sudah pak Aman naikkan diatas sepeda jatuh. Pak Aman merapikannya kembali, untung saja tidak ada yang bocor.
101.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 31 Beses bilang seperti padi semakin berisi semakin merunduk
Read
+Library
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Sesuatu di bawah hutan Sedang bangun. Dan retakan itu terus melebar.
994 viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang seperti padi semakin berisi semakin merunduk
Read
+Library
Ketika Usahaku Dibongkar Ibu Mertuaku

Ketika Usahaku Dibongkar Ibu Mertuaku

Huft Aku menghela nafas kasar melihat mobil semakin menjauh dari rumah. Aku kembali disibukkan dengan beberapa warga yang membutuhkan bahan-bahan untuk mengolah sawah. Seharian ini beberapa stok bibit mulai kosong karena memang sedang musim hujan dan itu artinya musim tanam telah tiba. Aku mulai mencatat barang-barang sudah mulai kosong. Bibit padi juga persediannya sudah mulai menipis. Musim hujan biasanya mereka gunakan untuk menanam padi.
5.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 141 Beses bilang seperti padi semakin berisi semakin merunduk
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Lebih rimbun. “Ini bukan lagi ladang,” katanya takjub. Di horizon, tanah bercahaya mulai bergerak. Buah-buah dari setiap petak tidak jatuh dan hilang. Mereka justru tumbuh menjadi pohon. Satu demi satu. Pohon cerita dengan buah bab-bab utuh. Pohon ilustrasi dengan daun sketsa bergerak. Pohon lagu dengan ranting-ranting not.
811 viewsOngoingIdinagdag sa Library 29 Beses bilang seperti padi semakin berisi semakin merunduk
Read
+Library
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

"Hmm. Orang kaya itu semakin kaya, semakin tinggi kedudukannya, makin di hormati harusnya seperti Gerald Peterson. Hanya orang kaya yang memiliki ilmu saja yang makin kaya dia akan semakin menunduk seperti padi yang penuh dengan bulir padi dia tak akan tegak lagi." "Hihihi, iya Mas. Aku kagum banget loh sama dia!" "Kagum? Suka kamu ke dia?" Sebuah tatapan mengintimidasi pun membuat Aida kehilangan senyumnya meskipun dia masih mengangguk pelan. "Bukan gitu, Mas!" "Tadi ngangguk, kok sekarang bilang bukan?"
966.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang seperti padi semakin berisi semakin merunduk
Ipakita ang mga Review (9)
Read
+Library
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Basahin ang Lahat ng Review
Kenangan Rindu

Kenangan Rindu

"Oh begitu, yasudah terima kasih ya Mbak Ranti, silahkan di lanjutkan pekerjaan nya." Dedi lalu keluar dari gudang dan kembali menuju sawah untuk mengawasi para buruh yang sedang menanam bibit padi dengan cara menancapkan batang padi satu persatu dengan berjalan mundur searah garis lurus. Cara menanam padi ini di namakan "tandur" yaitu kependekan dari ditoto mundur.
104.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang seperti padi semakin berisi semakin merunduk
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Di setiap tiang-tiang nya terdapat banyak obor yang menyala semakin membuat rumah itu terang, sehingga rumah itu terlihat paling terang di antara rumah-rumah lainnya. Adriaan rasa rumah itu adalah rumah yang paling besar yang terlihat dari semejak mereka berjalan malam itu. Dengan rumah utama ditengah dan pendopo yang luas di sebelah kiri, serta ada beberapa bangunan kecil di sekitarnya itu adalah lumbung padi yang biasanya dipakai untuk menyimpan beras pada jaman dahulu. Di depannya ada pekarangan yang luas dengan tiang-tiang besar yang berdiri dan di atasnya terdapat tempat untuk menyalakan obor.
9.8682.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 19.1K Beses bilang seperti padi semakin berisi semakin merunduk
Ipakita ang mga Review (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Basahin ang Lahat ng Review
Malam Pertama yang Tertunda

Malam Pertama yang Tertunda

Berharap, apa yang diniatkannya pun terlaksana dengan lancar. Dilihatnya sekejap, persawahan di sisi jalan sebelah kiri yang dua bulan lalu masih setinggi dua jengkal, sekarang sudah berbuah bahkan siap dipanen. Padi yang merunduk itu jauh lebih kuning dari daunnya, tampak lebat juga berisi. Mengingat kata isi, pikiran Arzan pun akhirnya beralih pada Nafisa. Dulu, perut ibu dari calon anaknya itu belum terlalu besar. Membuat ia membayangkannya, seberapa buncit Nafisa sekarang sampat tergelak.
9.914.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 464 Beses bilang seperti padi semakin berisi semakin merunduk
Read
+Library
PREV
12345

Mga Madalas Itanong

Peribahasa 'jadilah seperti padi semakin berisi semakin merunduk' itu selalu bikin aku mikir tentang bagaimana kita sebagai manusia seharusnya bersikap ketika punya lebih banyak pengetahuan, pengalaman, atau keberhasilan. Bayangin aja, padi yang masih muda tegak lurus, tapi begitu mulai berisi bulir-bulir beras, dia pelan-pelan merunduk ke bawah. Nggak sombong, nggak pamer, justru semakin rendah hati. Ini metafora yang powerful banget buat hidup, terutama di era sekarang di mana banyak orang cenderung ingin terlihat 'wah' di media sosial atau lingkungan sosialnya.

Aku ngerasain sendiri, semakin banyak ilmu atau skill yang kupelajari, semakin sadar betapa kecilnya aku di dunia ini. Dulu waktu masih baru belajar desain grafis, rasanya pengen banget pamer karya ke semua orang. Tapi setelah bertahun-tahun di bidang itu, malah lebih milih diam dan terus memperbaiki kemampuan. Mirip kayak profesor atau ahli yang benar-benar mendalam di bidangnya - mereka biasanya yang paling rendah hati karena tahu betapa luasnya ilmu yang belum dikuasai.

Yang menarik, peribahasa ini juga ngasih pelajaran tentang bagaimana seharusnya kita merespons pujian atau kesuksesan. Bukan berarti kita harus meremehkan pencapaian sendiri, tapi lebih ke tetap menjaga sikap bersyukur dan nggak jumawa. Aku inget banget waktu nonton wawancara dengan musisi terkenal yang bilang, 'Semakin banyak penghargaan yang saya dapat, semakin saya merasa harus bekerja lebih keras lagi.' Itu spirit padi banget!

Di sisi lain, merunduknya padi juga bisa diartikan sebagai kemampuan untuk tetap fleksibel dan adaptif. Padi yang keras dan kaku justru mudah patah ketika angin kencang datang. Sama kayak manusia - semakin bijak seseorang, biasanya semakin bisa menyesuaikan diri dengan berbagai situasi tanpa kehilangan jati diri. Nggak perlu ribut-ribut atau maksa pendapat sendiri kalau memang nggak perlu.

Terakhir, peribahasa ini mengingatkanku untuk selalu menghargai proses. Butuh waktu buat padi sampai bisa berisi penuh dan merunduk. Kita pun harus sabar dalam pengembangan diri - rendah hati itu skill yang dipelajari seumur hidup, bukan sesuatu yang instant.

I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status