Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The (Un)Completed

The (Un)Completed

Papa tersenyum ketika mengucapkannya. “Aku tahu. Tapi aku suka,” aku memperhatikan penampilanku melalui cermin. Midi dress berbahan sutra tanpa lengan berwarna blue black dengan motif floral di bagian bawah. Sepasang platform shoes berwarna biru elektrik dengan tas tangan berwarna sama serta stretch bracelet, tentu saja salah satu rancanganku, menghias lengan kiri bersama dengan charm bracelet yang selalu aku kenakan menyempurnakan penampilanku. Tidak ada yang salah dengan penampilanku tapi Papa benar, Mama tidak akan menyukainya. Mama tidak menyukai apa pun yang aku kenakan kecuali aku mengenakan gaun berwarna pastel dengan bahan flowy yang aku benci.
65.2K viewsOn holdAdded to Library 181 Times as incompréhension
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

komentar salah satunya sambil menggeleng-gelengkan kepala. "Bos, kalo lu udah bosen, kasih gue, ya!" yang lain ikut berkoar. "Enak aja! Gue baru pake sekali. Dan lu semua harus tau, ya, nih cewek masih virgin!" seru si Bos jumawa. "Gila! Lu merawanin anak orang, Bos?! Kalo dia hamil gimana?" "Lu pikir gue bodo! Ya gue main amanlah!"
105.1K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as incompréhension
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

Semuanya terasa samar dan jelas di saat bersamaan. Hati Callis rasanya seperti diremas. Banyak spekulasi yang kini hinggap di kepalanya. Tidak ada satupun yang Callis ketahui jawabannya, dan Callis juga tidak ingin mencari jawabannya. Callis takut kecewa jika dirinya terlanjur tahu jawabannya dan ternyata jawaban itu menentang hatinya.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as incompréhension
Read
+Library
Mate

Mate

tanyaku tiba-tiba mellow. Mas Wira menoleh dan menatapku. “Mungkin.” Aku menghela napas kecewa. “Sudah kuduga.” “Kamu ini kenapa kok kayak insecure banget sih?” Aku menunduk sedih. “Aku tuh sedih banget sering dikatain ‘Fita itu cantik tapi nggak sexy’, ‘Fita itu hampir sempurna tapi dadanya rata’, ‘Fita itu kayak bocah banget’.”
103.8K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as incompréhension
Read
+Library
Amnesia

Amnesia

*** TBC Sorry for typo ! Thanks for reading !!
105.6K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as incompréhension
Read
+Library
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

Lia memotong perkataan Fajar dengan menatap remeh Indira. Fajar mengangkat alisnya "Bodoh di salah satu hal bukan berarti bodoh dalam hal lain, kamu tidak mempelajari psikologi dengan baik. Kalimat yang kamu katakan sudah termasuk dalam kalimat bully, apa kamu nggak tahu kalau itu akan berpengaruh pada mental seseorang? Kamu pasti juga mempelajari jika orang mempunyai kemampuan masing-masing, jadi tidak ada anak atau orang bodoh. Kalau kamu bicara seperti itu berarti kamu lebih bodoh dari Indira, sudah tahu ilmunya tapi tidak bisa menerapkannya sama sekali."
106.0K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as incompréhension
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Arina mendadak melontarkan pertanyaan, kala melihat Aruna keluar—sendirian. "Mungkin." Aruna melirik hampa. "Ibu, memang aku belum bisa jelaskan masalahku dengan Arsen. Tapi, aku ingin curhat yang lain." "Soal apa?" Arina mengerutkan keningnya. "Aruna bingung, dengan sikap Arsen—suka berubah-ubah. Ada masanya, sikap Arsen berhasil membuat aku lelah dan tidak tahan dengannya. Dalam sekejap, membuatku plin-plan dan memilih bertahan lagi dengannya."
106.0K viewsOn holdAdded to Library 178 Times as incompréhension
Read
+Library
REUNI

REUNI

Tama nggak pernah menceritakan soal itu, sih. "Jadi, gue bisa menganalisa sesuatu di sini." Mata Arin memicing, menatapku. Aku khawatir dia akan berasumsi aneh-aneh. Tatapannya mencurigakan. "Apa, sih nggak jelas." Aku memutar bola mata mengalihkan rasa aneh yang tiba-tiba hadir. "Masa lo nggak paham?" "Enggak. Gue nggak pernah menganalisa hal yang nggak ada sangkut pautnya sama kerjaan."
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 368 Times as incompréhension
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
FEMININ

FEMININ

kata Femi. Jee tak bergeming sedikitpun, membuat Femi semakin salah tingkah "Ada apa?" tanya Jee, tanpa mau menatap matanya. "Kapan?" "Apa?" "Kita,, ikkeh ikkeh kimochi" Jee secepatnya menoleh ke arah Femi. Alisnya mengernyit, bingung atas pertanyaannya. Kenapa akhir akhir ini, Femi menggunakan bahasa aneh?
4.7K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as incompréhension
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status