Zee 'n Zeino
“Hmm, kira-kira mau perlu apa, ya? Kalo untuk urusan penjualan rumah sama lahan pabrik, kenapa mesti Zee, Bun?”
“Ya sudah. Temui saja tantemu itu. Sekarang ga usah dipikirin. Kamu konsentrasi aja untuk kasih training. Katanya masih grogi.”
“Siap, Bun. Mudah-mudahan 2 hari training lancar, terus pulang.”
“Yang udah ga sabar, pengen pulang." Kartika menggoda anak gadisnya.
“Iya, kangen Bun.”
“Kangen Bunda, atau kangen yang lain?”
Hot Chapters