Duda dan Janda Bertetangga
Dan untuk sejenak ia pun terdiam, karena merasakan sesuatu yang seperti sedang membuncah dan tumpah-ruah di dalam dadanya.
"I'm so in love with you, Kintan Larasati, Alula Shareen Mahesa, atau siapa pun adanya dirimu," bisik Iqbal sepenuh hati dengan mata coklat cemerlangnya yang bercahaya. Lalu ia pun meraih jemari Kintan yang tergeletak tak berdaya di atas ranjang untuk digenggam dengan erat, sebagai representasi dari jiwanya yang juga akan menggenggam kuat jiwa Kintan.