RAHASIA IBU
Mungkin, karena aku bukan orang penting.
“Sudah, Nya. Bersih.” Bik Inah mendekati laki-laki muda itu, walaupun usianya sekitar 13 tahun, tetapi tingginya sudah melebihi Bik Inah. “Den Kevin, ini Mbak Wulan. Nanti bisa mengajak Mbak Wulan main, ya.”
Aku berusaha menyodorkan tangan guna memperkenalkan diri, tetapi anak itu cuek dan tak mau berjabat tangan. Aku lupa jika aku ini pembantu, tak semestinya juga sok akrab.