Cinta Tiga Bidadari
" ledeknya. Emir menatap layar ponsel seolah tengah bertatap muka beneran dengan perempuan itu.
"Bukan begitu, Kak," Azizah buru-buru meralat. "Aku hanya ingin memastikan saja kalau Kakak masih di Sydney."
"Iya, masih di Sydney, Sayang. Ini baru selesai semua acara. Aku capek, Sayang," keluh Emir.
"Maaf ya, Kak. Aku tidak bisa mendampingi Kakak saat peresmian hotel baru kita."
"Iya, aku ngerti kok. Kamu kan juga punya agenda sendiri. Gimana tadi siang di pesantren Al-Istiqomah?" tanya Emir memancing istrinya.
Bab Populer