Mafia Insyaf
Mesin menyala, tapi tak ada satu pun yang keluar.
“Ini pesan,” kata Anton. “Mereka nunjukin bisa datang kapan aja.”
Yuda menatap Anton. “Kita balas?”
Anton menyeringai dingin. “Kita kasih kejutan balik. Tapi bukan di sini.”
---
Malam itu juga, Anton dan timnya memulai misi kecil. Bukan penyerangan langsung, tapi sabotase psikologis.
Pertama, papan iklan digital kota tiba-tiba menampilkan wajah salah satu penyokong Kota Gelap, disertai pesan: "Ini wajah dari sistem yang mencuri masa depanmu."