BE WITH YOU
Aku bisa melihat sorot mata Brian yang mulai mencoba memasuki sorot mataku, mencoba membaca perasaanku, dan mencoba memahami situasiku.
Dia mengangguk. “Harus sendirian banget?”
Aku tertawa pelan, tawa sedih. “Maunya nggak sendiri. Sebenarnya aku penakut. Takut ini itu. Takut ketemu penjahat, takut ngelakuin kesalahan yang memalukan, dan hal menakutkan lainnya yang bisa aja terjadi saat aku sendiri. Tapi di saat tahu kalau nggak ada lagi yang bisa aku percaya, sendiri itu jauh lebih baik.”
Bab Populer