Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa
"Aku harus kuat, aku nggak boleh lemah. Aku harus bangkit dan menyongsong masa depan yang cerah. Apa yang sudah terjadi biarlah menjadi kenangan masa lalu. Kenangan manis sekaligus pahit yang tak kan ku lupa sepanjang hidupku.
Aku harus kembali menjadi Addina Amalia Zahra, seorang wanita yang tangguh, seorang istri yang patuh, juga seorang anak yang harus terus menunjukkan baktiku. Aku tak boleh terjatuh!
Ingat, Dina! Hidup dan mati hanya milik Allah, tak ada yang bisa menyangkalnya," batin Dina menghibur dirinya sendiri, sebelum akhirnya ia kembali membuka mata saat sudah mendapatkan ketenangan hati.