Forever Hours
Namun, tetap saja wanita itu tetap terlihat manis dengan kulit kuning langsat.
"Oh, Ma. Kenapa udah cantik, terus pinter lagi?" Randi menghilang lagi dari sisi Fira. Ternyata laki-laki itu tengah berdiri di samping sebuah manekin pria yang berjarak sekitar lima meter saja. Manekin yang mengenakan jaket denim berwarna legam, benang-benang menjuntai di bagian bawahnya, dan kantong yang tersedia di mana-mana. Randi tersenyum, agak memelas. "Btw, jaket ini keren, Ma. Buat Randi, gratis, ya?"
"Oh, Sayang." Dewi tersenyum seperti tengah menghibur anak kecil. "Boleh, dong, anak ganteng. Tapi buatin Mama rumah bergaya Eropa dulu, ya?"
Hot Chapters