Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

"Iya. Jalan-jalan." "Ke mana? Ini udah sore dan kamu mau jalan-jalan? Oh, mau ke street food? Ayo aku juga mau." Jamal menahan tawanya. Dia yakin yang ada di pikirannya dan pikiran Juwita sangatlah berbeda. "Kamu mau ke street food yang mana?" Juwita terdengar sangat antusias. "Yang aku miliki." Sungguh jawaban Jamal ini membuat orang salah paham.
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Rumah Kosong di Dusun Angker

Rumah Kosong di Dusun Angker

tanya Clara. “Percuma Ra ... sedari tadi kita melewati jalan yang sama terus! Besok saja kita coba lagi! Sekarang kita pulang saja dahulu ... semoga kalau kembali ke rumah Jajang, tidak terjebak seperti kalau mau keluar dari dusun,” ujar Jajang lagi. Benar saja dugaan Jajang. Jika kembali ke rumah Jajang maka jalan yang dilalui normal-normal saja.
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Menggerebek Suami Dan Selingkuhannya (Season 1 & 2)

Menggerebek Suami Dan Selingkuhannya (Season 1 & 2)

beber Maura hanya dibalas seringai Aji. "Namanya juga melepaskan kangen, Bun. Pokoknya nanti, abis urusan Papa udah selesai kita harus jalan-jalan ya," ajak Aji membuat Delia bersorak gembira dan Maura hanya tersenyum kecil. "Dih, kalian ini kok malah mau jalan-jalan, padahal ini baru beberapa hari kematian Tante lho. Tega banget sih," cibir Shilla yang mendengar percakapan mereka membuat semua menoleh ke arah wanita tersebut.
9.8137.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.4K kali sebagai jalan dulu aja
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Rietha Hartanti
kirain udh happy ending karena maura ketemu jodohnya... eee g tau nya malah datang pelakor baru klo gtw sama aja cerita kek pernikahan pertamanya bedanya cuma di suami dan pelakornya aja yg baru.......
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

tukas Jiya sambil kembali melangkahkan kakinya. “Ya sudah kita ke sana bareng-bareng, tapi ingat kamu nggak boleh merendah di depan dia, ngerti?” ucap Dila yang saat ini berjalan di belakang Jiya. “Iya, nanti aku ngomongin gunung,” sahut Jiya yang saat ini berjalan melewati jalan yang terbuat dari papan, karena tempat itu berada di atas air laut.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
DIKEJAR DUDA KEREN

DIKEJAR DUDA KEREN

Jadi, “Kamu mau ajak aku jalan kemana?” “Kalau ke puncak? Gimana?” Apa? Puncak? Berarti bermalam, kan? “Lho, aku pikir itu jauh banget, sih.” Jena meringis kecil. Dia memandnag pada mobil-mobil yang sudah melaju pulang. “Kalau begitu, kita ke tempat lain aja. Besok aku kasih tau tempatnya, ya … kamu simpan dulu nomorku.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Klarifikasi Terakhir Istri Bucin Sebelum Meninggalkan Dunia

Klarifikasi Terakhir Istri Bucin Sebelum Meninggalkan Dunia

"Itu jalannya. Sepuluh tahun yang lalu, kamu memelukku yang menangis hingga pingsan, lalu menunjuk ke jalan itu sambil berkata, 'Kiara, setelah aku kaya, hal pertama yang akan kulakukan adalah perbaiki jalan ini. Aku mau membuatnya jadi lebar dan mulus supaya ambulans nggak pernah terlambat lagi.'" Jasper melihat ke arah yang ditunjuk Kiara. Jalan itu masih sama bobroknya seperti dulu, bahkan lebih bobrok daripada sepuluh tahun yang lalu. Dia menelan ludah, tetapi tidak berbicara. Rachel berseru, "Sepatuku!" Dia mengangkat kakinya. Solnya tertutup debu dan pecahan kaca. Ada goresan yang terlihat jelas di bagian atasnya. "Ini edisi terbatas dan baru dipakai sekali!"
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
JALAN KEKEKALAN ABADI

JALAN KEKEKALAN ABADI

“Apa yang sedang kalian coba katakan? Bagaimana mungkin ayahku yang sudah mati 18 tahun yang lalu masih hidup sampai saat ini?” “Itu benar tuan muda! Tuan Longwei masih hidup saat ini, akan tetapi kami tidak tahu di mana keberadaannya.” Jack berkata dengan sungguh-sungguh. “Mustahil! Jika apa yang kamu katakan itu benar maka buktikan itu!” balas Wei Yuan. “Jika itu bukti maka aku akan memperlihatkannya!”
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Istriku Tua

Istriku Tua

Istriku Tua Prolog Hari ini kehidupanku sedikit bewarna, sebab sudah berhasil membeli ponsel. Walaupun jadul, yang penting punya. Dengan ini, aku akan mencari kenalan buat teman sms-an. Siapa tahu juga bisa dapat jodoh yang kaya raya. Aku terus tersenyum sambil rebahan di atas kasur lapuk di kamar jelek milikku ini. Sudah berdoa siang dan malam pengen punya kamar yang bagus dan mewah, tapi belum juga terkabul.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Yang tak terlupakan

Yang tak terlupakan

" Ajak Wahyu . " Tapi biasa nya kalau tanggal segini jalanan Sudah penuh , kita engga akan bisa kemana mana. Kendaraan kita pun ngga akan bisa bergerak " jawab Manda . " Iya juga sih Manda, terus gimana masa kita diem aja di rumah? Nanti takut nya Manda bosen kalau di rumah terus " ujar Wahyu " Engga ko Wahyu tenang aja . " Jawab Manda
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

“Come on, Nayara. Jangan ngomongin kerjaan dulu. Anggap aja kita bulan madu. Tabungan aku masih cukup kalau cuma buat beli makan dan k*nd*m doang kok. K*nd*m dari Mak aja belum kepakai. Ck.” “Astaga…. Tapi iya juga sih. Saat ini kebutuhan kita cuma itu. Ya sudah, kita honey moon di sini aja.” “Kapan bulan madu benerannya? Kamu mau ke mana? Eropa?” “Sudah bosan. Waktu jadi putri bolak balik ke sana.” “Terus?” “Aku mau ke kota tua.” “Hah? Kotu? Panas gitu…” Manggala benar-benar tidak bisa membayangkan bulan madu di Kota Tua Jakarta.
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 832 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status