Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bright Pearl

Bright Pearl

Jika kuminta menunggu, Tuan harus menunggu! Yu Jian Hua mengangguk. [Baiklah. Aku bisa tenang kalau begitu!] Begitulah pada akhirnya Yu Jian Hua sejenak bisa meninggalkan gubuk kecil Yu Yan. Masih tidak terbayang tempat seperti apa itu. Ada jalan setapak yang berbatu. Dengan sinar matahari yang terasa menyentuh kulit. Dalam benak Yu Jian Hua, mungkin mereka melewati sabana. Di sisi kanan dan kiri jalan setapak ditumbuhi ilalang, atau bunga-bunga liar yang memang kadang tercium harumnya. Di beberapa ratus meter kemudian, jalan yang mereka lewati berupa turunan di atas akar tanaman yang besar. Terkesan licin dan berbahaya. Berulang kali Yu Yan mempererat genggamannya kepada Yu Jian Hua, sebu
103.9K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as jalan nyai balau
Read
+Library
Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

"Kamu pergi jalan-jalan? Dengan siapa? Pergi ke mana?" "Kamu, Bella dan seorang teman SMA? Oke, bersenang-senanglah. Jarang-jarang bisa liburan, bermainlah sampai puas." Evi menyalakan pengeras suara, lalu membuka perbankan seluler dan mentransfer dua miliar kepada Kayla. "Dengar-dengar, ada jembatan jodoh di Kuil Sahna yang terletak di Kota Balah. Pasangan mana pun yang mengikat tali merah di jembatan itu akan menua bersama."
9.6576.2K viewsCompletedAdded to Library 13.8K Times as jalan nyai balau
Show Reviews (172)
Read
+Library
Pricilia Preicy
Terima kasih byk thor sdh UP byk tetap semangat dlm berkarya ya thor, ku berharap Siska akan kembali mencintai Ray apalg dgn smua pengorbanan yg Ray lakukan berharap Ray & Siska akan kembali bersama, Menikah lagi & punya anak yg sehat Happy Ending semoga yaa thor kabulkanlah
Binjhe NurJanah
Aku baru baca sampai bab 95, bab ke berapa Theo mulai gak nyebelin? Dia sama sekali gak nunjukin ke Kayla kalo dia sayang ke Kayla. Tapi selalu bikin emosi Kayla dengan selalu belain raline. Udah sampai bosen bacanyaaaaa, tapi penasaran kapan Theo sadar dan gak akan bela raline lagi????
Read All Reviews
MISTERI TUSUK KONDE

MISTERI TUSUK KONDE

"Hmm ... aku tadi ada lihat jalan yang seperti Mbak maksud. Tapi ada apa di jalan itu, Mbak?" "Ayo tunjukkan di mana!" Nayla langsung menarik tangan Aldo cepat tanpa sempat Aldo menolak. Beberapa menit berjalan, akhirnya mereka berdua menemukan jalan seperti yang dikatakan Mbah Waci pada Nayla.
1025.6K viewsOngoingAdded to Library 920 Times as jalan nyai balau
Read
+Library
Selir Idaman Raja

Selir Idaman Raja

"Lalu apa pilihannya?" Harwin menunjuk ke arah timur, jauh di balik perbukitan rendah yang mulai ditutupi kabut pagi. "Ada jalur lama lewat lembah kering. Orang-orang menyebutnya Jalan Sunyi. Dulu dipakai para pedagang kecil, sekarang sudah ditinggalkan. Dasco tidak akan menaruh orang di sana karena terlalu sempit untuk pasukan." Barra yang sejak tadi diam mulai bicara. "Jalan Sunyi terlalu terbuka untuk perjalanan malam. Kalau hujan turun, tanahnya licin dan bisa longsor."
10424 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as jalan nyai balau
Read
+Library
PESONA LELAKI PLUS-PLUS

PESONA LELAKI PLUS-PLUS

Ujung Jalan. Mereka masuk Bali lewat Gilimanuk sore hari. Hujan. Bali wangi dupa basah. Di depan mereka bukan gang kecil. Ini Jalan Raya Pengosekan, lokasi strategis di Ubud. Gerbang kayu ukir setinggi tiga meter terbuka lebar. Di halaman seluas hampir setengah lapangan bola, puluhan pemahat patung dan pelukis, karyawan Ketut, bekerja di bawah bale-bale beratap alang-alang. Debu batu padas beterbangan. Turis-turis bule sibuk memotret patung Garuda setinggi dua meter yang belum selesai.
10760 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as jalan nyai balau
Read
+Library
Tak Seindah Malam Pertama

Tak Seindah Malam Pertama

Paduan jilbab pashmina berwarna biru muda semakin mempercantik tampilannya. Di sepanjang jalan, Maya dan Ibnu tidak banyak mengobrol. Maya sibuk dengan pikirannya, menata hatinya, mempersiapkan diri menghadapi sikap ibu mertuanya yang mungkin saja tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Sedang Ibnu diam, fokus menyetir mobil. Ia sengaja memilih jalan ‘ringroad’ untuk menuju rumah ibu. Di samping untuk menghindari macet, ringroad ini juga satu-satunya jalan di Jogja yang paling lebar, sehingga bisa mempercepat waktu perjalanan. “Assalamualaikum ….” Ibnu mengucapkan salam sambil menggandeng Maya masuk ke rumah bu Marni.
9.38.9K viewsOngoingAdded to Library 232 Times as jalan nyai balau
Read
+Library
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

Lalu, Aku langsung berlari menghampir Ibu. “Bu … Ibu masih hidup, ‘kan? Ibu hanya tidur saja, ‘kan? Bu, tolong bangun, dong … nanti kita main dengan hujan lagi, ‘kan? Eh, di luar sedang hujan, Bu. Lihat nih, seragamku sudah basah kuyup. Aku tadi mandi hujan bersama dengan temanku, Bu … Ibu sih, tidak menjemputku. Oh iya, ini temanku, Bu … namanya Alya, orang nya baik banget. Bu, bangun dong, ish ….”
108.1K viewsOn holdAdded to Library 243 Times as jalan nyai balau
Read
+Library
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Akhirnya dipegangnya pinggul ramping Ruhtinti lalu gadis hitam manis ini dinaikkannya ke atas kuda berkaki enam yang jadi tunggangannya. Karena Goa Pualam Pamerah terletak di satu arah perjalanan yang menuju ke tempat pertemuan yang dikatakan Dewi Awan Putih maka Maithatarun alias Jin Kaki Batu merasa tidak ada salahnya dia mampir ke goa itu guna menemui gadis cantik bernama Ruhjelita.
1031.9K viewsCompletedAdded to Library 638 Times as jalan nyai balau
Read
+Library
Cinta Sagita

Cinta Sagita

Pandu si pemandu wisata berkata dengan santainya. "Sampai ke hati sih sampe ke hati. Kan enggak lucu juga kalau ini isi perut sampai terkocok." Yoga mulai protes. Mobil itu mulai melaju pelan melintasi jalanan. Getaran mobil itu mulai stabil, bahkan semuanya mulai teralihkan pada pemandangan pantai yang ada di pinggir jalan. Walau ini kedatangan Sagita yang kedua kalinya, namun baru kali ini dia benar-benar bisa menikmati Bali. Sebelumnya saat ke Bali dia merasa sangat tertekan dengan Nyonya Besar.
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 402 Times as jalan nyai balau
Read
+Library
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

ucap seorang wanita berusia sekitar tiga puluh tahun yang sejak tadi memanggil namanya. Mbak Dina adalah tetangga mereka yang memiliki salon kecil di desa. Hampir seluruh warga menggunakan jasanya untuk merias pengantin. "Ibu di mana, Mbak?" tanya Kanaya. "Di depan," jawab Mbak Dina. Wanita itu kemudian masuk ke kamar Kanaya sambil membawa peralatan rias dan sebuah kebaya putih yang tampak begitu indah. Kanaya menarik napas panjang, lalu berjalan menuju ruang depan dengan langkah yang terasa semakin berat.
10278 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as jalan nyai balau
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status