Dokter Tampan Pemikat Wanita
Caca yang memangku sarung berisi kuas-kuasnya dan aku yang melihat dari pantulan cermin meja rias.
Dia menunduk, bicara, "Abra, posisi kita sama. Bukan kamu doang anak yang berada di luar yurisdiksi pernikahan."
"Oh, iya. Jessie sudah nikah kali, Ca," kurapikan rambut menggunakan pomade dan sisir seperti biasa, "masa acara tetap dilanjutkan?"
Ada untungnya juga punya hubungan palsu dengan penata rias yang sebenarnya memegang banyak anak perusahaan. Kadang dapet trik bagus buat perbaikan penampilan.