Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Merebut kembali Cinta Istriku

Merebut kembali Cinta Istriku

Sedangkan kaki kirinya melemah. De Jasmine melirik ke arah jam dinding. Waktunya bersiap. "Kamu hanya punya waktu 10 menit untuk meraih ini. Jika tidak. Kamu tidak bisa melakukan apapun terhadap tubuhmu sendiri," ucap wanita itu dingin seraya menunjukkan satu spuit yang berukuran lebih kecil dari yang sebelumnya. Itu adalah sebuah penawar dari obat pelumpuh saraf sementara yang diciptakan olehnya sendiri. De Jasmine meletakkannya di atas rak. Tepat di bawah Televisi.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai jax pena waktu kecil
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi untuk balas dendam

Reinkarnasi untuk balas dendam

dia memohon. Hati Joya goyah melihat matanya yang imut dan wajah cemberut. Dia segera berkata, " Oke... Dua minggu." " Tidak, itu masih terlalu berlebihan." dia berargumen, " Buat satu menit..." Joya tersentak, " Apa? satu menit... Tidak! ini dua minggu atau tidur selama sebulan penuh di sofa. kamu putuskan."
1042.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai jax pena waktu kecil
Baca
+Pustaka
Terpikat Janda Tajir

Terpikat Janda Tajir

Puk! Yasmin melemparkan ponselnya di sofa. Berkali-kali ia istighfar memegang dadanya yang sakit. Air matanya kembali jatuh mengingat suaminya. Foto keluarga kecilnya dalam bingkai di atas meja kerjanya ia peluk erat. "Hiks...hiks...mas aku kangen," lirihnya sambil terisak. Hari ini Jaja masuk sift dua, sehingga ia baru selesai jam kerjanya pukul delapan malam. Ia melirik jam tangannya, sudah jam lima sore. Ia kembali fokus pada pekerjaannya menjalankan mesin.
9.4137.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai jax pena waktu kecil
Baca
+Pustaka
Fragile Heart

Fragile Heart

Pun masalah di perusahaannya juga sudah beres. “Baiklah. Tiga hari dua malam, tidak lebih dari itu. Jangan memohon padaku untuk hal lainnya. Aku pun ingin menikmati waktu liburanku dengan baik.” Jasmine akhirnya memutuskan untuk menerima tawaran Jelena.
9.287.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai jax pena waktu kecil
Baca
+Pustaka
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

Sikap yang sejak kecil sudah tertanam di kepalanya begitu sulit untuk dihilangkan. Tasya kembali memeriksa jam tangan dengan tali dari kulit berwarna keemasan. Dia berdecak, ternyata baru satu menit waktu yang dilaluinya dari lima menit yang tersisa. Sialan! Kenapa waktu berjalan sangat lambat saat sedang menunggu seseorang? Seperti siput saja, bahkan sepertinya siput piaraan sponge yang tinggal di bawah laut, bisa berjalan lebih cepat.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai jax pena waktu kecil
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Billionaire

Istri Kedua Sang Billionaire

respon Hana cepat. “Pintar. Itu artinya kamu perhatian padaku,” balasnya dengan senyuman. “Je, aku serius, loh, ini. Setuju, ya ... dengan usulanku?” “Usulan yang mana, hem?” “Kurangi waktu kerjamu.” “Aku nggak bisa,” jawab Justin cepat. Tentu saja dengan wajah serius. Menyentuh lembut wajah Hana, sebelum memberikan sebuah penjelasan agar istrinya ini paham kenapa ia menolak.
1072.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai jax pena waktu kecil
Baca
+Pustaka
Why

Why

jawab Martin jujur. "Berapa lama lagi acara pesta akan di mulai, karena aku sudah tidak sabar ingin melihat ada hal besar apa nanti malam," ucap Jaden dengab senyuman artinya. "Masih ada waktu sekitar empat jam lagi, Tuan," jawab Martin, setekah ia melihat jam di pergelangan tangannya. 'Empat jam, mungkin cukup untuk Aina bersiap. Sekalipun dia nanti datang terlambat tidak apa, aku akan mengulur waktu seraya menunggu dia datang,' monolog Jaden.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 553 kali sebagai jax pena waktu kecil
Baca
+Pustaka
Can't I Be Free?

Can't I Be Free?

Seperti habis di kejar setan. Bu Ajeng merasa heran. Ia memegang dahinya, Kei. “Kamu sakit, Kei?” tanya Bu Ajeng merasa khawatir. “Engga kok, Bu.” Keira menggeleng. Mata Bu Ajeng beralih melihat sebuah benda berbentuk lingkaran yang berisi jarum-jarum sebagai satuan waktu. “Tuh udah mau jam setengah enam, Kei. Ayo cepeten ke kamar mandi!” suruh Bu Ajeng yang terlihat sangat kesal dan pergi meninggalkan Kei di kamarnya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai jax pena waktu kecil
Baca
+Pustaka
Batas Waktu

Batas Waktu

Aqilla memantaskan diri di depan cermin. Gadis cantik itu tampak menawan menggunakan striped colorful lengan panjang yang dipadukan dengan wide leg jeans. Ia memulas tipis lipgloss di bibirnya yang sudah merah alami. Rambut sebahunya sengaja diurai, menambah aura gadis itu yang semakin terpancar. Aqilla melihat jam diding yang tertempel manis di dinding kamarnya yang bernuansa kuning dan cokelat dengan lukisan bunga matahari di beberapa bagian. Jam sudah menunjukkan pukul 8, tetapi cowok itu belum datang juga sampai sekarang. Ia berdecak sebal sambil memainkan handphone ditangannya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai jax pena waktu kecil
Baca
+Pustaka
Terikat Denganmu

Terikat Denganmu

Eun Hyung mengangguk memastikan. "Kalau begitu ini saya bawa, mohon tunggu sebentar ya kak." Pramusaji itu membawa buku menu dan undur pamit. Setelah kepergian pramusaji itu, Joo In berkata "Gak nyangka ya, kita bisa ngabisin waktu tiga jam cuma buat main di Time Zone." "Iya, seru banget sumpah, sampe gak sadar waktu." sahut Lucia sambil melihat jam di ponselnya.
308 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai jax pena waktu kecil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status