Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ada Hantu Di Ujung Jalan

Ada Hantu Di Ujung Jalan

Risa pernah berkata, “Aku ingin banget ngerasain sushi... tapi dokter bilang aku enggak boleh makan yang mentah.” Dan Jaka menjawab, “Tenang, nanti aku buatin versi aman. Sushi local buatan Jaka!” Malam itu, dengan kotak sushi di genggamannya, Jaka melaju kerumah sakit tempat Risa dirawat. Tapi di tengah jalan, dia melihat sesuatu yang masih samar dalam ingatannya, entah itu sebuah benda, atau mungkin orang, atau cahaya?
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai jejak rasa
Baca
+Pustaka
Sentuhan Lembut Om Duda

Sentuhan Lembut Om Duda

Rasanya menyakitkan. Rara menggigit bibir, berusaha menahan tangis yang mendesak keluar. Ia berkali-kali mencoba menyangkal bahwa Jefri tidak mungkin berniat mengejeknya. Tapi, tatapan dan seringainya selalu meruntuhkan penyangkalan Rara. ‘Apa itu bukan ejekan?’ batin Rara. Apa sebenarnya ia merasa bangga karena rencananya berhasil? Rasanya itu lebih masuk akal.
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai jejak rasa
Baca
+Pustaka
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

Wandra menatap mata Jessica, melihat air mata yang mengalir di pipinya—bukan air mata sedih, melainkan air mata campur aduk antara rasa sakit yang telah berlalu dan kenikmatan yang baru ditemukan. Dia mencium lembut sudut mata Jessica, mengecupnya perlahan. Setelah beberapa saat, Jessica mulai menikmatinya. Rasa sakit itu perlahan digantikan oleh gelombang kenikmatan yang tak pernah dia rasakan sebelumnya. Dinding dalamnya yang ketat mencengkeram batang Wandra, menciptakan gesekan yang luar biasa.
936.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai jejak rasa
Baca
+Pustaka
AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

AKAN KUTAKLUKKAN DUNIA MURIM DENGAN....

Rasa sakit yang tajam namun berbalut kemanisan itu mengirimkan sinyal kejutan langsung ke pusat sarafnya, membuat jepitan di bawah sana justru semakin menguat secara drastis dan tak terkendali. Dalam hati Jangsam, perasaannya sungguh melayang terbang tinggi. "Sial! Ini benar-benar membuatku tergila-gila!" gumamnya dalam batin. Sensasi ini jauh melampaui segala ekspektasi dan teknik yang pernah ia pelajari dalam kitab-kitab rahasia terlarang. Di bawah sana, ia merasakan seolah 'pusakanya' sedang diremas oleh ribuan jemari kecil yang tak terlihat, mencoba merengkuh dan memeras setiap tetes energinya saking kuatnya jepitan Ok-Ryeong.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai jejak rasa
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Hanya satu tegukan, seperti yang diminta. Cairan itu menyentuh lidahnya, tidak pahit, tidak manis. Rasanya datar, namun meninggalkan jejak hangat yang langsung merambat turun ke tenggorokan, lalu menyebar ke dada. Jack Paula mengernyit. Bukan karena sakit. Melainkan karena sensasi yang asing. Candra yang berdiri di sudut ruangan spontan menahan napas. Ia melihat kulit Jack perlahan memerah, bukan seperti demam, melainkan seperti aliran darah yang akhirnya menemukan jalurnya kembali.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai jejak rasa
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Mafia Kejam

Jerat Obsesi Mafia Kejam

“Dan aku juga janji, setelah rasa sakit itu... aku akan membuatmu merasa enak dan melayang. Aku jamin kamu akan suka.” “Enak? Melayang? Dan aku akan suka?” Zein mengangguk mantap. “Hm.” Jasmine menelan ludah dengan susah payah. Ia menatap Zein yang kini juga menatapnya dalam-dalam. Dirobek. Sakit. Tapi setelahnya akan dibuat enak dan melayang. Bahkan akan membuatnya suka. Ia termangu, pikirannya berisik penuh kebingungan. “Serius? Bagaimana bisa? Di mana-mana dirobek itu rasanya ya sakit, tidak pernah enak.”
104.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai jejak rasa
Baca
+Pustaka
Konser yang lepas kendali

Konser yang lepas kendali

Mata teman sekamarku hampir berbinar, dia buru-buru bertanya, "Bagaimana rasanya? Apa enak?" Aku melanjutkan, "Perasaan itu, kalau nggak dipikirkan, nggak apa-apa, tapi kalau dipikirkan, rasanya nggak terkendali. Waktu aku sadar sama jari itu, aku merasa pantatku gatal, tubuhku mengeluarkan cairan." Ekspresi teman sekamarku juga jadi bersemangat, nada bicaranya menjadi ambigu.
11.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai jejak rasa
Baca
+Pustaka
Let Me Go, Mr. CEO!

Let Me Go, Mr. CEO!

Dengan rakusnya Jaxton segera menjilati bagian lembut dengan cita rasa yang terasa manis di lidahnya. Lidahnya kemudian berkelana di sepanjang labia dan memberikan gigitan-gigitan lembut yang membuat Audriana tersentak. ***
1054.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai jejak rasa
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
raisa regina
Awal bacanya serem takut2 tapi penasaran wkwkwk eh ternyata bucin juga ya Jaxton hihi how sweet jadi senyum2 bacanyaaa hahahahahahah. Semangat update nya ya thor, plis yg banyaaaakkk, penasaraaaaann wkwkwk
Nuada Airlangga
lebih gila dr sebelumnya,apa kehidupan sperti itu ada didunia nyata kak?smpek geleng2 kepalaku,awal nya benci dgn tokoh utama Bru bab 12 benci itu memudar dgn sendirinya.imajinasi kakak luar biasa,terkadang kita bisa bercerita krna kisah sendiri,crita dr orang lain atau dr membaca trus bisa kita
Baca Semua Ulasan
Jejak Cinta Sang Presiden Mahasiswa

Jejak Cinta Sang Presiden Mahasiswa

jelasnya sambil terus memijat. "Aduuuh, sakit, Pak!" Ryan meringis, mencoba menahan rasa sakit yang luar biasa. "Ya sakitlah! Kalau enak, namanya bukan urut!" balas Pak Joko tanpa ampun. Karena Ryan sedang berpuasa sunnah Kamis, rasa sakit itu terasa berkali lipat. Tubuhnya lemas, perut kosong, dan setiap tekanan dari tangan Mbah Joko terasa seperti siksaan. Beberapa kali Ryan harus menarik napas panjang untuk menahan teriakan.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai jejak rasa
Baca
+Pustaka
Pembalasan Tuan Muda Terkuat

Pembalasan Tuan Muda Terkuat

Kebiasaan lama yang terbawa sejak hari-hari di Gunung Langit Biru. SYUUTT! Namun akibatnya langsung terlihat. Wajah Jessica Neuro memerah seketika bagai buah yang matang di bawah terik matahari. Ia berbalik dengan ekspresi yang mencampurkan rasa marah dan sesuatu yang tidak bisa ia beri nama dengan tepat. "Kau masih juga menciumnya?!" "Itu hanya kebiasaan lama." Ryan menggaruk bagian belakang kepalanya dengan senyum yang sedikit canggung, tawanya pelan dan tertahan.
9.71.3M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31.0K kali sebagai jejak rasa
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
Raden Arya
Salam Kak Rionir, semoga selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah. untuk pembaca setia juga semoga sehat selalu. izin promosi ya kak. untuk teman-teman yang suka novel action, mafia, balas dendam, dan identitas rahasia. pokoknya wajib baca novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. ...
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status