Rasa Penentu Segalanya
Tak lama dari itu, gadis dengan wajah pucat itu langsung terlelap.
***
Bintang meringis saat merasakan kepala, tangan, dan juga kakinya sakit. Ia membuka matanya, melihat apa yang sebenarnya dia alami. Saat matanya melihat tangan dan kakinya diperban, bintang memaki kesal. Karena ini pasti Angga menjadi senang.
Angga berusaha bangkit, tetapi kakinya benar-benar terasa sakit.
"Ini pasti ulah Angga," ucapnya yakin. Bintang menghela napas kasar, dia sangat kesal karena mengetahui lawannya bermain curang. Jika begini lebih baik dia menolak ajakan untuk balapan kemarin.
Hot Chapters