Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Antara Suamiku dan Sahabatnya:Rahasia Dibalik Kehamilanku

Di Antara Suamiku dan Sahabatnya:Rahasia Dibalik Kehamilanku

POV JAY "Kita harus tes DNA." Gue masih menggenggam ponsel erat di telinga. Rasanya gue berharap Adella menarik kembali kalimat yang baru saja dia ucapkan beberapa detik lalu. "Kamu yakin?" "Iya. Aku yakin. Aku harus tahu ini anak siapa," jawabannya pelan, tapi terdengar mantap. “Aku nggak bisa terus hidup dalam ketidakpastian kayak gini, Jay.”
103.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Kakak Ipar Rasa Pacar

Kakak Ipar Rasa Pacar

"Aku tidak tahu bagaimana perasaanmu, mungkin kau akan menganggapku hanya menjadikanmu sebagai pelarian karena cintaku datang terlalu cepat." Pria itu terkekeh, kemudian kembali berkata, "tapi aku bisa merasakan ketulusan itu. Mungkin, bagi sebagian orang tidak akan percaya dan hanya menganggapku sebagai pembual. Tapi, Nad ... aku sangat yakin dengan perasaan ini." Kepalanya mendongak menatap langit-langit kamar dengan helaan napas kasar, detik berikutnya dia kembali menatap teduh ke arah Nadia.
1016.0K viewsCompletedAdded to Library 641 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
ISTRI CANTIK YANG DURHAKA

ISTRI CANTIK YANG DURHAKA

oceh Cynthia dalam hati diikuti helaan nafas panjangnya. "Cinta itu macam gado-gado. Isinya bermacam-macam sayuran. Kalau lidah dan perut cocok, semua baik-baik saja. Sedangkan kalau tak cocok, bisa diare!" terang Cynthia yang membuat alis Satria nampak bertautan. "Jadi?" ucap Satria. "Rasakan sendiri dan kamu akan jadi bucin seperti Papamu yang cinta mati dengan Mama," ujar Cynthia pamer dengan senyum lebarnya.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
VENDETTA

VENDETTA

Nadia tersenyum manis, memotong rasa sesak yang sempat membekukan ekspresi pria di hadapannya. "Aku justru mau bilang, kalau perempuan trauma seperti aku ini tidak bisa diajak berpacaran atau digoda dengan kata-kata manis.” “Kami butuh kepastian nyata. Dan semua perbuatan Mas selama delapan bulan ini, sudah lebih dari cukup untuk menjawab keraguanku," lanjut Nadia dengan nada suara yang melunak, menatap lurus ke dalam manik mata Aditya yang mulai berubah berbinar.
540 viewsCompletedAdded to Library 16 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Pacar Kedua & Istri Rahasia

Pacar Kedua & Istri Rahasia

jelas Agatha dengan cukup panjang. Adisti tampak berpikir selama beberapa detik sebelum melanjutkan ucapannya. “Jujur aku masih nggak percaya sama semua ini! Aku bahkan nggak tahu harus percaya sama semua kata-kata ini atau nggak. “Aku rasa ini adalah reaksi yang normal, Aneh juga rasanya kalau kamu langsung mempercayai ini semua” ujar Agatha lalu memeluk Adisti.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Terpaksa Jadi Ibu Surogasi

Terpaksa Jadi Ibu Surogasi

“Baik, Pak. Saya akan berusaha.” Adrian mengangguk, lalu berbalik hendak pergi. Tapi sebelum mencapai pintu, ia berhenti sejenak. “Oh, satu lagi.” Karina mendongak, menunggu kata-katanya. “Pastikan Anda percaya diri. Tidak ada ruang untuk ragu di ruangan nanti.” Senyum kecil Adrian membuat jantung Karina berdebar. “Baik, Pak.” ---
1.2K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

“Aku menghabiskan seluruh hidupku untuk mengejar apa yang disebut ‘kesempurnaan rasa’. Aku bangun laboratorium, aku pakai nitrogen cair, aku impor bahan dari ujung dunia. Terus kamu datang, masak nasi goreng pakai wajan butut, dan membuat semua usahaku kelihatan kayak mainan anak TK.” Ia menatap Radit lurus-lurus, intensitas di matanya membakar lebih panas dari bara rokoknya. “Waktu aku kalah, aku kira kamu pakai sihir. Jimat. Apalah itu. Tapi setelah Ki Gendeng muncul dengan ‘Rasa Kilat’-nya… aku sadar.” Adrian berhenti sejenak, seolah menelan pil pahit.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 31 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
ISTRI RASA SIMPANAN

ISTRI RASA SIMPANAN

Kertas tersebut berisi syair yang menggambarkan jawaban atas pertanyaan yang diucapkan saat mengocok bambu. "Utara, selatan, timur dan barat tidak dapat diduga masalah masa depan boleh bersenang hati. Aku nasihati kau jangan risau hati. Kau akan bahagia dan selamat." "Akan selamat!" Edna membaca bagian terakhirnya seraya berpokir lagj, "Apa akan ada sesuatu!" Dia pun memasukan kertas itu ke dalam tas. Meski hatinya merasa tenang sedikit, Tapi bukan berarti dia sudah aman. Seperti kata syair tadi, "Tidak dapat di duga"
1033.3K viewsCompletedAdded to Library 931 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Tentang Rasa

Tentang Rasa

Namun, hari ini senyum itu hilang. Kamu kemanakan pemandangan indah itu, wahai Rinjani? Aku berharap, tiga permen ini bisa mengembalikan senyuman itu. jangan banyak-banyak, tiga aja, nanti aku bisa diabetes karena kamu terlalu manis. Dari pengagum rahasiamu.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

"Tapi jangan berhenti bergerak hanya karena rasa takut." Kata-kata itu membekas. Di tengah rasa sakit dan rindu yang belum terjawab, aku mulai belajar untuk menoleransi ketidakpastian. Aku mulai memahami bahwa mungkin—hanya mungkin—tidak semua hal harus segera terjawab. Termasuk pertanyaanku tentang Adrian. Apakah dia sengaja menjauh? Atau sedang dalam masalah? Atau hanya... tidak cukup peduli?
2.0K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status