Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

“Aku menghabiskan seluruh hidupku untuk mengejar apa yang disebut ‘kesempurnaan rasa’. Aku bangun laboratorium, aku pakai nitrogen cair, aku impor bahan dari ujung dunia. Terus kamu datang, masak nasi goreng pakai wajan butut, dan membuat semua usahaku kelihatan kayak mainan anak TK.” Ia menatap Radit lurus-lurus, intensitas di matanya membakar lebih panas dari bara rokoknya. “Waktu aku kalah, aku kira kamu pakai sihir. Jimat. Apalah itu. Tapi setelah Ki Gendeng muncul dengan ‘Rasa Kilat’-nya… aku sadar.” Adrian berhenti sejenak, seolah menelan pil pahit.
899 viewsCompletedAdded to Library 26 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
ISTRI RASA SIMPANAN

ISTRI RASA SIMPANAN

Kertas tersebut berisi syair yang menggambarkan jawaban atas pertanyaan yang diucapkan saat mengocok bambu. "Utara, selatan, timur dan barat tidak dapat diduga masalah masa depan boleh bersenang hati. Aku nasihati kau jangan risau hati. Kau akan bahagia dan selamat." "Akan selamat!" Edna membaca bagian terakhirnya seraya berpokir lagj, "Apa akan ada sesuatu!" Dia pun memasukan kertas itu ke dalam tas. Meski hatinya merasa tenang sedikit, Tapi bukan berarti dia sudah aman. Seperti kata syair tadi, "Tidak dapat di duga"
1033.0K viewsCompletedAdded to Library 922 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Karma Pedas Sang Mantan

Karma Pedas Sang Mantan

“Aku pikir… sebelum bales dendam, mendingan kita bikin usaha kamu berkembang dulu. Dengan promosiin, pake teknologi, terus yang paling penting: soal rasa.” Adrian mengerutkan alis samar, tampak bingung. “Rasa?” Dira mengangguk. Tapi saat ia melihat ekspresi Adrian yang agak kaku dan tatapannya sedikit berubah, ia baru sadar—mungkin Adrian salah paham. Dan benar saja, Adrian, dengan raut sungguh-sungguh, berkata lirih, “Rasa kamu… ke aku?” Suasana mendadak hening.
10909 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Tentang Rasa

Tentang Rasa

Namun, hari ini senyum itu hilang. Kamu kemanakan pemandangan indah itu, wahai Rinjani? Aku berharap, tiga permen ini bisa mengembalikan senyuman itu. jangan banyak-banyak, tiga aja, nanti aku bisa diabetes karena kamu terlalu manis. Dari pengagum rahasiamu.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

"Tapi jangan berhenti bergerak hanya karena rasa takut." Kata-kata itu membekas. Di tengah rasa sakit dan rindu yang belum terjawab, aku mulai belajar untuk menoleransi ketidakpastian. Aku mulai memahami bahwa mungkin—hanya mungkin—tidak semua hal harus segera terjawab. Termasuk pertanyaanku tentang Adrian. Apakah dia sengaja menjauh? Atau sedang dalam masalah? Atau hanya... tidak cukup peduli?
1.9K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Hangatnya Ranjang Suami Pengganti

Hangatnya Ranjang Suami Pengganti

"Iya, iya, janji enggak meledek. Cerita soal apa? Serius amat mukanya." "Aku... aku rasa sekarang aku benar-benar yakin kalau aku sudah jatuh hati sama Fero," bisik Adista pelan, sambil memastikan sekeliling kalau tidak ada yang mendengar ucapannya. Sinta langsung menegakkan posisi duduknya, menunjukkan dia sangat tertarik dengan topik obrolan Adista. "Serius, Adista?! Wow, akhirnya kamu jatuh cinta padanya juga! Aku mendukungmu. Sudah seharusnya kamu cepat move on dari bajingan tengik itu. Apa yang bikin kamu seyakin ini?"
3.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Marriage With Dosen

Marriage With Dosen

Percaya rasa jang dengar cerita Pegang sap janji sa tra coba berpindah Biasa sa cinta satu sa pinta Jang terlalu mengekang rasa Karna kalau sa su bilang Sa trakan berpindah karna su sayang Jangan kau berulah sa trakan mendua Cukup jaga hati biar tambah cinta Karna kalau sa su bilang Sa trakan berpindah karna su sayang Biasa sa cinta satu sa pinta Jang terlalu mengekang rasa Karna kalau sa su bilang Sa trakan berpindah karna su sayang Jangan kau berulah sa trakan mendua Cukup jaga hati biar tambah cinta Karna kalau sa su bilang Sa trakan berpindah karna su sayang “Ohooo hooooooo.” “Aku mencintai kamu, Pendek.” gumam Adrian tanpa suara tetapi bisa tertebak oleh Stella yang tersenyum le bar ke
1019.8K viewsOngoingAdded to Library 514 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Gelora Cinta Sang Mafia

Gelora Cinta Sang Mafia

Suaranya nyaris seperti bisikan pagi. “Kenapa?” tanya Raka sambil tersenyum. Matanya tak lepas menatap wajah istrinya, seolah ingin mengingat setiap garis dan detailnya. “Karena ini semua terasa terlalu cepat... tapi juga terlalu indah,” jawab Adelia jujur. Raka mengusap rambutnya perlahan. “Aku janji akan bikin kamu merasa aman setiap hari, mulai hari ini... sampai kapan pun kamu ingin aku ada di sisimu.”
1.1K viewsCompletedAdded to Library 29 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
1KG BERAS DARI IBU

1KG BERAS DARI IBU

todong Adji dengan santainya. "Iyalah ... Semua cewek itu sama saja. Butuh yang namanya kepastian. Digantungin sama perasaan yang gak pasti itu nyesek banget, aku aja ikut ngerasain apa yang cewek itu rasain kemarin." sahut Syafa cemberut yang di mata Adji justru sangat menggemaskan.
9.9176.2K viewsCompletedAdded to Library 5.3K Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
Waltz 101

Waltz 101

Jadi, kenapa harus takut dengan masa depan yang tak pasti ketika proses yang kita jalani sebaik ini. Hasung tak ingin menghabiskan waktunya untuk berpikir yang tidak-tidak atau mengungkapkan perasaannya yang tak jelas. Apalagi berpikir tentang wanita mungil yang bernama Adelian itu menunggunya, wanita yang pernah meruntuhkan tembok keyakinannya akan kesetiaan dan kata cinta. Saat ini, Hasung belum dapat menentukan sudut pandang mana yang harus ia gunakan untuk dapat melihat cinta dan tertarik mereguknya untuk yang kedua kali.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as adista kepastian rasa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status