JEJAK HASRAT
"Ini kue bolu spesial untukmu sebagai tanda terimakasihku."
"Terima kasih, Bu Sania. Saya sangat menghargainya." Sambil Jaka tetap mencuri-curi pandang menatap wajah cantik dan bentuk tubuh bu RT yang indah itu.
Pagi itu, matahari terbit dengan gemerlapnya, memberikan cahaya yang menyinari kawasan perumahan kecil tempat tinggal Jaka. Dia baru saja selesai mandi dan bersiap-siap untuk berangkat ke kampus ketika tiba-tiba ponselnya berdering. Itu adalah panggilan dari Bu Sania, yang dikenal sebagai Bu RT di lingkungan mereka.