2'20
Joyla menghela napas pelan, “Jika dia mati ya mati. Proritasku sekarang adalah dengan Bérawa, aku tak bisa memikirkannya lebih jauh.”
“Kau bisa menangis jika kau mau,” balas Okta pelan.
Joy menggeleng pelan, “Dia belum tentu mati, aku takkan mengizinkan diriku untuk bersedih pada sesuatu yang tak jelas faktanya.” Joyla menatap sekelilingnya, memerhatikan berapa banyak portal dimensi di sekitar mereka. “Sekarang, fokus pada portal yang bisa membawa kita ke Bali saja.”
Hot Chapters