Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kalau Cinta, Pasti Sayang

Kalau Cinta, Pasti Sayang

Tatapan mata Hesti penuh dengan ekspresi mengejek, menatap Salsa dengan acuh tak acuh, nada suaranya bahkan lebih dingin daripada sebelumnya. "Istri sah bahkan belum dimakamkan, orang ketiga sudah berani datang kemari berbicara omong kosong dan merayakan masa depan." "Kamu …." "Sudah cukup." Tepat saat Salsa hendak membantah dengan suara keras, Erino tiba-tiba menyela dengan suara berat. Wajahnya tidak menunjukkan emosi apa pun, dan dia hanya berkata kepada Salsa dengan suara tenang, "Kamu kembali dulu."
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai kala kini
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Kali ini tanpa menghentikan kendaraannya, Asih menerima panggilan itu dengan menyalakan mode pengeras suara. "Karma selalu punya cara untuk kembali," bisik suara di seberang sana. Asih menghela napas saat sambungan kembali terputus tanpa sempat dia menjawab.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kala kini
Baca
+Pustaka
Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Namun, tiba-tiba saja layar ponsel menyala …. Sofia memperbarui lokasi WhatsApp-nya menjadi "Kampus Kiandra, Universitas Casilda, Kota Lorin." Gambar yang menyertainya menunjukkan Sungai Carmel saat matahari terbenam, disertai pergelangan tangan Sofia yang ramping, yang sedang memegang pena. Jam tangan Cartier yang dulu diberikan Bondan sudah tidak terlihat. Sebagai gantinya, muncul jam tangan pria yang tidak dikenalnya.
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai kala kini
Baca
+Pustaka
Kala Cinta Menggoda

Kala Cinta Menggoda

Dengan reflek Morgan memeluk tubuh Laura yang gemetar ketakutan, "Apa kau takut petir?" Laura yang masih ketakutan hanya mengangguk tanpa kata-kata. Dia merasa hari ini adalah hari yang sangat menyedihkan dari seluruh hidupnya. Bagaimana tidak di malam pengantinnya yang harusnya Dia menghabiskan waktu bersama suami yang dia cintai, tapi apa yang dialami saat ini adalah hal yang paling mengerikan bagi setiap pengantin wanita. "Baiklah papah tidak akan pulang, papa akan menemanimu..."
787 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai kala kini
Baca
+Pustaka
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Jadi, ia tak ingin memutuskan persahabatan mereka. “Iya… W*’alaikumussalam.” Rina menyalakan mode pengeras suara agar Byanca dan Ken juga mampu mendengarnya. “Rin…maafkan aku, aku…” Belum sempat Rentina menghabiskan kalimatnya, Rina langsung memotong karena ia tak ingin Ken mendengar masalah mereka. “Ken ada di sini. Apa Nina merindukan Ken?” Nina adalah panggilan khusus Ken untuk Bunda Rentina. Panggilan itu bermula dari Ken yang kesulitan menyebutkan Nenek Rentina, jadi dia menyingkat dengan Nina.
1047.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kala kini
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Raksa berteriak, “Apa itu?” Arjuna menajamkan pendengaran. “Suara Sang Kala... tapi bukan Niskala. Ini adalah satu dari bayangan waktunya yang terpisah, dialah Kala Candra.” Begitu namanya diucapkan, langit bergetar. Dari balik kabut muncul sosok besar berwarna perak kebiruan, tubuhnya tinggi menjulang dengan mata seperti dua rembulan. Wajahnya tidak menyeramkan, tapi dingin seperti cermin tanpa perasaan.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai kala kini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status