Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Buta sang Penguasa itu Ternyata

Istri Buta sang Penguasa itu Ternyata

tanya Leonard yang begitu heran. Ia memeluk pinggang Ruby dari samping. Diego dan Stormi berjalan lebih dulu memimpin perjalanan mereka dari berkeliling ini. “Ini bukan kebun binatang,” balas Diego. “Ini Peternakan.” Mereka sampai peternakan buaya. Bentuknya seperti rawa. Namun mereka berdiri di ruangan yang dilapisi dengan dinding dan kaca. Sehingga mereka bisa memantau para buaya yang berada di depan mereka.
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
MENIKAHI PRIA LUMPUH SEASON 2

MENIKAHI PRIA LUMPUH SEASON 2

Tanya Claire membuka obrolan. “Jika belum berkembang biak, seharusnya ada dua puluh ekor buaya, lima ekor singa, tiga puluh ekor serigala, tiga ceetah, ada juga ular piton dan beberapa kera yang tidak dapat dihitung. Hutan ini sangat luas, nyonya. Jadi mungkin binatang itu sudah berkembang biak. Tapi mereka tak pernah mendekati mansion jadi anda akan aman d'sini.” Ucap Donna dengan tenang.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Kamarnya dihias seperti kamar pengantin pada umumnya bahkan lebih mewah seperti singgasana kerajaan yang dibuat tujuh tingkat tangga untuk menaiki kamarnya dan hiasannya serba kuning. Dari sarung bantal serta tirainya semua warna kuning. Kemudian, di bawah ada sebuah penghalang seperti kandang kayu. Orang yang ingin melihat tidak boleh melewati kandang kayu tersebut. Sangat jelas kelihatan di singgasana tersebut terlihat buaya putih dengan moncong panjang sedang berbaring, dia hanya diam ketika orang di hadapannya sangat ramai melihat dirinya.
8.314.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR

PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR

“Dan semua ikan-ikan ini hasil tangkapan Dik Anom. Dia sudah selihat kamu untuk mengejar ikan-ikan di dasar lubuk.” “Bagus!” puji Diajeng Sekar Laras. “Tapi kalian harus tetap hati-hati, karena buaya atau ular sanca bisa saja ada di sungai yang deras dan berlubuk seperti itu.” “Tenang saja, Biung. Sebelum kami memasuki sebuah lubuk, tentu kami sudah mencari tahun keadaan lubuk itu,” ujar Diandra. Ki Jagadita hanya tersenyum dan mengangguk-angguk pelan mendengar perkataan murid kecilnya itu.
8.620.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 682 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Si Buta Dari Sungai Ular

Si Buta Dari Sungai Ular

Ketika Si Buta dari Sungai Ular menajamkan pandangan, tampak di dasar kubangan dua ekor katak raksasa berwarna putih keperakan sebesar tempayan tengah berjongkok berhadapan. Ketika katak di sebelah kanan berbunyi sekali, tampak uap kuning dari mulutnya. Si Buta dari Sungai Ular berpikir keras, bagaimana caranya melewati kubangan ini tanpa membuang tenaga... "Hm... dapat!" soraknya begitu menemukan akal. Manggala cepat meraih dua buah batu. Dengan pengerahan tenaga dalam lumayan, dilemparkannya batu-batu itu ke masing-masing katak.
1053.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kandang buaya
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
INovel terbaru saya PENDEKAR KERA SAKTI Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Baca Semua Ulasan
Mata Elang

Mata Elang

Hari ini Anthony libur, dia membuat kandang ayam dari bambu. Anthony berencana untuk menernak ayam kampung, dia mulai merintih sebuah bisnis keci-kecilan. Yasmini duduk di sebelahnya, dia mengarahkan Anthony membuat kandang. Dulu suami Yasmini suka membuat kandang sendiri, dia sering melihatnya, jadi tahu langkah-langkahnya.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Kupu-Kupu Malang

Kupu-Kupu Malang

ancam Aurora. "Jangan, dong, Tante ... kalau sudah bukan istri orang, boleh 'kan?" "Kamu itu ada-ada saja, Ken ... Kita mulai makan saja sekarang. Menanggapi buaya darat nggak ada habisnya," kata Diana. "Casanova, Tante." Ken terkikik geli. "Idih ... begitu aja bangga," celetuk Renata.
1045.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Bayi Lucu Sang Janda Kembang

Bayi Lucu Sang Janda Kembang

sindir Bu Karina. "Bukan begitu, Bu. Saya hanya bisa masakan kampung pada umumnya," "Kamu akan segera menjadi menantu dan istri yang sah dari orang yang tidak umum, kamu seharusnya menjadi tidak umum juga. Nanti, kamu harus ikut kursus memasak masakan luar negeri.” Tidak berapa lama, Pak Jaya turun dari lantai aas. "Huhu... cucu Kakek yang tampan, sini Kakek gendong,” ucap Pak Jaya setelah berhadapan dengan Istrinya.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR

KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR

Nanti ketemu sama Tante Delin deh," ujarnya tertawa girang. "Iya, Sayang, nanti Tante Delin sama Bude nemenin kamu," ucapku membingkai wajah, kemudian mencium pucuk kepalanya lembut. "Memangnya, Mama mau ke mana?" "Mama mau nyari kandang buaya dulu, biar rumah kita aman dan gak ada buaya lagi," terangku. "Iya, Ma." 🌿🌿🌿
1014.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

“Kita sudah terlalu dalam untuk mundur.” Kata-kata itu terasa seperti beban yang semakin berat. Mereka berjalan lebih lama tanpa mengucapkan sepatah kata pun, sampai akhirnya mereka sampai di sebuah bar kecil yang terletak di sudut jalan. Tempat itu tampak sepi, dengan hanya beberapa orang yang duduk di meja. Lampu yang remang-remang menciptakan atmosfer yang gelap dan nyaman, seolah-olah dunia luar tidak pernah ada.
912 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status