Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kupu-Kupu Malang

Kupu-Kupu Malang

ancam Aurora. "Jangan, dong, Tante ... kalau sudah bukan istri orang, boleh 'kan?" "Kamu itu ada-ada saja, Ken ... Kita mulai makan saja sekarang. Menanggapi buaya darat nggak ada habisnya," kata Diana. "Casanova, Tante." Ken terkikik geli. "Idih ... begitu aja bangga," celetuk Renata.
1045.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 951 kali sebagai kandang anjing kayu
Baca
+Pustaka
Aku Kamu dan Takdir

Aku Kamu dan Takdir

tanya salah satu cewek cantik itu dengan gugup. "Oh? Daripada karaoke apa ngga mending mampir ke rumahku! Aku punya binatang peliharaan dirumah, kalian pas suka deh!" jawab dengan santai. "Boleh, boleh kebetulan kita penyayang binatang juga. Jadi penasaran binatang apa!" sahut bersamaan cewek cantik itu merasa kegirangan. "Buaya Albino betina, ular sanca hitam afrika, sama kadal mesir. Kalian suka yang mana? Boleh diajak main keluar semua kok" tanya Aldy dengan santai.
9.86.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai kandang anjing kayu
Baca
+Pustaka
Suami Dibuang Sayang

Suami Dibuang Sayang

Mereka pikir Michael tidak tahu sebentar lagi akan dikerjai. Si trenggiling sudah tertidur lelap. Sedangkan Michael menyadari ada yang mendekati gudang kayu. Dia menghela napas. Orang-orang itu masih saja tidak mau melupakan dirinya. Braakk! Pintu gudang itu terbuka. Bau busuk menyengat tercium. "Guk! Guk!" "Masuk!" Terdengar suara anjing menyalak dan peluit dari arah luar. Michael membuka matanya dan melihat kedua anjing dan seekor babi.
8.82.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75.5K kali sebagai kandang anjing kayu
Tampilkan Ulasan (474)
Baca
+Pustaka
Rafa Khan
aslinya bagus ceritanya, tapi tambah kesini tambah gak jelas. banyak tokoh baru yang bermunculan, ceritanya jadi bias. yang paling lucu kamatian buah ginseng, marcus yang sudah mati malah dihidupkan lagi sam buah ginseng. cameron sebagai kepala keluarga Fu seperti tidak punya kekuatan apapun. ......
Agus Irawan
Hai teman-teman semuanya, Izin promosi. yuuklah pada mampir ke Novelku. judul" Jebakan Gairah Sekretaris Muda" semoga bisa sedikit menghibur kalian, jangan lupa subscribe, dan baca tanpa skip. terima kasih
Baca Semua Ulasan
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

Ia mengamati, di neraka itu begitu banyak serdadu, baik asing atau pribumi pengkhianat yang berkeliaran dengan senjata lengkap. Beberapa kuda ternak dengan ukuran tubuh besar ada di kandang tak jauh dari ladang pribadi petinggi Belanda itu. Namun, ada satu rumah yang begitu menarik perhatian kakak Kenanga, mengapa dibangun jauh ke belakang? “Kau lihat apa, Aka?” Gadis itu menujuk rumah yang membuatnya penasaran.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai kandang anjing kayu
Baca
+Pustaka
Malam Panas Dengan Mantan Suami

Malam Panas Dengan Mantan Suami

Kenzie juga bisa lebih mudah menangkapnya karena kekuatannya dua kali lipat dibanding dirinya. Hanya ada satu tempat: kandang kambing tua yang terletak di sudut halaman belakang, bau amoniak menyengat menusuk hidung. Tanpa ragu, Zea merangkak masuk, tubuhnya menyusup di antara jeruji kayu yang lapuk, menghindari pandangan tajam Kenzie yang sudah sampai. Detak jantungnya berpacu seperti drum perang.
10284.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.5K kali sebagai kandang anjing kayu
Baca
+Pustaka
Istri Kakakku Selalu Menangis

Istri Kakakku Selalu Menangis

Apa Kakak mau pelihara buat dijual? Katanya sudah langganan, berarti sudah sering beli. Tapi, aku tak pernah lihat ada angsa di sini maupun di belakang dekat gudang beras. Semuanya kosong, senyap. Tak ada kandang hewan apa pun. Bahkan, mereka tak punya seekor kucing pun di rumah ini. “Oom tadi jualan apa aja?” selidikku untuk sedikit mengurangi rasa penasaran.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai kandang anjing kayu
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Warisan Dewa Iblis Terkuat

Bangkitnya Warisan Dewa Iblis Terkuat

GUK! ‎Lei langsung membeku. Dari balik rumah, seekor anjing kampung besar muncul. Bulunya hitam kusam, matanya menyala, dan giginya yang runcing terlihat jelas saat ia menggonggong. Ukurannya tiga kali lebih besar dari Lei. ‎ ‎Lei menelan ludah. "Anjing? Di sini ada anjing? Kenapa tidak ada yang memberitahuku bahwa di sini ada anjing?!"
8.76.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai kandang anjing kayu
Baca
+Pustaka
My Veterinarian

My Veterinarian

sahut Aroon dengan memasang wajah sedih. Neta tertawa, o..jadi begitu ceritanya. " Sudah jangan diteruskan, kalian tunggu disini Mom mau menyiapkan makan siang " kata Kanika berjalan masuk kedapur. Dari arah belakang 2 ekor Husky menerobos masuk kedalam rumah. Seketika Ayah Jason menyuruh Aroon dan Devi untuk mengeluarkan, tidak disangka dua ekor anjing itu menghampiri Neta, mengendus lalu duduk didepan Neta. Perlahan tangan Neta terulur kearah anjing yang melihat dengan tatapan waspada. Anjing itu mulai membaui tangan Neta, salah satu dari anjing tersebut mengangkat kaki depan keatas seolah mengajak salaman. Neta menggenggam kaki anjing itu lalu mengelus kepalanya, begitu juga dengan yang
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai kandang anjing kayu
Baca
+Pustaka
BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

BAU MASAKAN DI TENGAH HUTAN

Tidak lama setelah itu gerakannya terhenti, hidung yang rata itu terlihat tengah mengendus. Entah apa yang dia cari, sejak tadi pandangan matanya melihat tajam kebawah pohon itu. Brakkk ... Brakkk ... Brakkk! Mahluk itu melompat diatas atap pondok kayu, yang berada di tengah kebun sawit. Hidungnya kembali mengendus sesuatu. lidah yang meliuk-liuk meneteskan lendir dari sela-sela taringnya yang panjang.
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 540 kali sebagai kandang anjing kayu
Baca
+Pustaka
The Vestige

The Vestige

Antusias bercampur rasa takut, Neesa menceritakan secara detail, bahkan mencontohkan. Meski tidak ada bayangan dan terkesan tidak masuk akal, karena tak mungkin ada hewan buas di sini. Apalagi serigala atau anjing. Di lingkungan kumuh seperti ini, jangankan memberi makan anjing, memberi makan diri sendiri saja susah. Khanara yakin bahwa Neesa tidak mungkin mengada-ngada. “Geramannya tidak hanya sekali, beberapa kali. Aku tak menghitungnya karena terlanjur takut.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kandang anjing kayu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status