Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Hasrat Sang Konglomerat

Terjebak Hasrat Sang Konglomerat

Nayla menyuruh Mark untuk membacakan cerita dogeng agar anaknya cepa tidur. "Mark bacakan cerita dogeng ini. Mereka akan cepat tidur." "Baiklah. Kancik dan buaya. Suatu hari ada binatangan kancik kecil yang ingin apel di seberamg sungai. Tetapi di sungai itu ada 13 buaya, kancil berpikir bagaimana dia akan melewati sungai yang dalam itu sedangkan dia tidak bisa berenang." Mark sudah membacakan cerita Kancil dan buaya. Mereka tidur sambil memeluk Mark. Nayla kembali ke kamarnya dan Mark tidur di kamar ketiga putranya.
1022.8K viewsCompletedAdded to Library 865 Times as kandang buaya
Read
+Library
PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

seekor buaya besar yang sudah mati akibat bekas tusukan pedang di jantung! ”Selamat pagi, Riris Manik si Dewi Pemikat!” sapa Keksi Anjani sambil tersenyum ceria. ”Maaf kalau dianggap lancang. Aku cuma ingin membantu kamu.” Keksi Anjani melemparkan mayat buaya ke danau. Maka buaya-buaya penghuni danau segera berebutan menyantap mayat teman mereka sendiri! Dasar kanibal, teman sendiri diembat!
1018.9K viewsCompletedAdded to Library 720 Times as kandang buaya
Read
+Library
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

Memegang Tombak Guntur di tangan kirinya dan Pedang Petir di tangan kanannya, Surya langsung berjalan ke lantai dua. Saat melihat sekeliling, Surya menyadari bahwa di bawah cahaya gelap, terdapat kandang besi besar yang ditempatkan di sana satu per satu. Bau busuk bercampur darah memenuhi udara. Di setiap kandang besi tersebut terdapat puluhan hewan reptil. Kadal, ular, harimau dan macan tutul. Saat mata Surya tertuju pada seekor macan tutul, tiba-tiba macan tutul itu tampak menggila dan terus menabrak kandang besi.
9.9392.5K viewsCompletedAdded to Library 8.6K Times as kandang buaya
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Baraka tidak kelihatan, tapi Perawan Tanpa Tanding masih diam di sana, duduk di sebatang kayu pohon kering yang tumbang sudah sekian lama. "Ke mana si buaya kampung kumuh itu? Mengapa tidak ada? Mengapa gadis itu masih di sana" O, aku tahu...! Pasti si buaya kampung kumuh sedang cari tempat buat kencan mereka! Setan peot! Sebaiknya kuhampiri gadis itu dan kuserang dari belakang sebelum dibawa kencan oleh si buaya mata kodok!"
1030.6K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as kandang buaya
Read
+Library
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Pangeran Balaputeradewa dan Cangak Sabrang serentak menoleh, saling berpandangan, lalu segera bergerak cepat menuju sumber suara. Ketika tiba di lokasi, mereka menyaksikan pemandangan yang mengerikan. Seorang wanita muda, terlihat jelas seorang pengelana dari busana dan perlengkapannya, tengah mencuci kakinya di tepi sungai Bagawanta. Tanpa disadari, dari kedalaman air yang gelap, seekor buaya raksasa yang tampak purba dan buas tiba-tiba muncul menerkam. Mulutnya yang bergigi tajam mencengkeram erat betis sang wanita malang, lalu menyeretnya paksa ke dalam pusaran air yang bergejolak. Wanita itu meronta, menjerit, dan berjuang, namun tak berdaya melawan kekuatan buaya itu.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as kandang buaya
Read
+Library
Ogan Prajurit Sriwijaya

Ogan Prajurit Sriwijaya

“Andai saja Akuadron ada, aku pasti bisa membebaskan kita semua!” Suatu tempat, sekelompok orang suruhan Profesor membawa mobil box warna putih. Mereka menuju ke suatu tempat. Ternyata mereka menuju ke tempat penangkaran buaya bernama Boisko. Tempat tersebut sedikit jauh dari kota, tempat tersebut terdapat ratusan buaya yang lapar.
108.8K viewsOngoingAdded to Library 245 Times as kandang buaya
Read
+Library
Legenda Dewa Tertinggi

Legenda Dewa Tertinggi

Namun, ketika keduanya ingin menghampiri tiga orang itu, ada sesuatu yang mengerikan muncul dari rawa yang dalam di bawah ketiganya. ROARRGGHH! Seekor buaya raksasa hijau gelap sepanjang lima meter dengan duri-duri hitam di sepanjang tubuh bagian atasnya menerjang keluar dari rawa yang dalam sambil membuka mulutnya dengan lebar. “Dark Swamp Crocodile! Sudah kuduga bakal ada dia di tempat seperti ini!” seru Hao Tian ketika melihat buaya di depannya. Beast itu memang tipe Beast yang wajib ada di lingkungan rawa yang dalam karena tempat seperti ini adalah habitatnya. Seperti namanya, Dark Swamp Crocodile adalah Beast yang tinggal di kedalaman rawa.
9.261.5K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as kandang buaya
Read
+Library
Kubalas Madu Dengan Racun

Kubalas Madu Dengan Racun

"Ayo kita ke Dokter Kandungan. Kita periksa, takut ada apa-apa sama kandungan kamu." "Ke--kemana, Mas?" "Kedokter Kandungan. Ayo, takut bermasalah." Mawar dan Rahayu saling pandang. Tiba-tiba saja Bayu mengajaknya ke rumah sakit, itu sangat membahayakan bagi Mawar. Usia kandungannya akan ketahuan, dan habis semua kebohongan ibu dan anak itu. "Mawar, cepat ganti baju!" titah Bayu. ***Bersambung
1030.9K viewsCompletedAdded to Library 773 Times as kandang buaya
Read
+Library
Prahara Cinta Ustadz Tampan

Prahara Cinta Ustadz Tampan

Zaydan yang sedang asyik mengambil ikan di dalam jala langsung menghentikan pergerakannya dan menoleh ke arah tengah danau yang terlihat pergerakan memanjang menuju tepian danau di mana dia dan Qiara berdiri. Tanpa menunggu waktu lama, Zaydan segera menarik tubuh Qiara untuk berlalu dari tepi danau tersebut dan meninggalkan ikan-ikan di sana. Lelaki itu sangat terkejut ketika tiba-tiba mereka melihat sebuah biawak berukuran besar yang menjembulkan kepalanya dari permukaan danau. "Mas, Apa itu buaya?" Qiara bertanya kepada Zaydan sambil memeluk suaminya itu dengan wajah ketakutan.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as kandang buaya
Read
+Library
AJISEKA

AJISEKA

Leburnya kekuasaan terhadap istana kecil dan juga dirinya. Bahkan, Surodono masih sempat melihat jiwa-jiwa yang ia tahan berhamburan keluar dari tempat penahanannya. Lalu, lambat laut tubuhnya menyusut dan berubah menjadi gelembung kecil, lesap sudah sosok buaya raksasa yang ratusan tahun berdiri di tengah Kedung. Mencari tumbal dengan dalih sesaji dan menjadikan orang asing sebagai mangsa yang sah menurut dirinya.
9.53.6K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as kandang buaya
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status