Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Musuhku

Suamiku Musuhku

“Apa?” Amanda masih tak percaya. Andri memberikan perintah luar biasa yang ditujukan untuknya. Dia bergemetar, melihat buaya berukuran sedang masuk ke dalam kolam luas, segera mendekatinya. “Tidak mungkin!” teriaknya keras. Amanda sangat panik. Kemampuan berenangnya kalah dengan kecepatan hewan mengerikan itu yang berhasil mengoyak sebagian tubuhnya.
105.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Bulu Perindu

Bulu Perindu

tanya David setelah beberapa saat berkendara di jalan raya. “Kamu masih ingat tempat favorit kita?” “Ya masih dong. Atau kita ke kampus?” “Kampus?” “Iya, kalau mau sih ... udah lama nggak makan bakso flamboyan,” ujar David mencoba bernostalgia. “Bakso flamboyan? Itu bakso Bang Ipul kali, Vid. Mentang-mentang tempatnya di bawah pohon flamboyan....” protes Adelia.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Kegilaan di Kolam Ikan

Kegilaan di Kolam Ikan

Jacob berjongkok, menarik rambutku ke belakang, dan membuat rasa sakit menusuk di kulit kepalaku. "Tempat ini ... sebenarnya apa yang terjadi di sini?" Jacob melepaskan genggamannya dan tertawa terbahak-bahak. "Kamu sudah bisa menebaknya, kenapa masih tanya? Kolam ini, tentu saja untuk memelihara 'ikan'." "Lihat, begitu banyak putri duyung ini, semuanya aku pilih dengan hati-hati, menghabiskan waktu, uang, dan tenaga. Saat mereka 'matang', tentu saja mereka harus membalas jasaku."
204.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Kado Biru Istriku

Kado Biru Istriku

Pak Bayu dan Mang Yusman tampak menggelengkan kepala. "Keadaan Andin baik. Saya nggak sengaja ketemu dia di acara majelis taklim, di daerah dekat rumah sepupu saya. Kebetulan lagi main ke sana diajak ikut majelis taklimnya. Waktu ketemu itu agak kaget melihat penampilannya yang berbeda. Ditambah perutnya yang menyembul lebih besar, maksudnya, kita kan tahu badan Andin besar, tapi waktu itu beda, kayak orang hamil tapi saya nggak berani negur, takut salah orang. Lagian kan dia make hijab, jadi jauh berbeda. Nah pas ada yang manggil namanya Andin, baru saya ngeh dan yakin itu Andin yang saya kenal," beber Bu Yayuk panjang lebar menceritakan.
1065.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
DENDAM DAN CINTA KING MAFIA

DENDAM DAN CINTA KING MAFIA

Mereka merasa sangat kasihan pada Harnum, tetapi mereka pun tidak ada keberanian untuk menolongnya. Albern menyeret tubuh Harnum ke belakang paviliun yang merupakan hutan itu. Dan di sana, terdapat sebuah penangkaran buaya. Harnum meneguk ludahnya dengan susah payah ketika melihat semua itu. Buaya-buaya yang berukuran sangat besar sedang berenang di sebuah danau. "T-tuan, a-apa ... yang akan kau lakukan padaku? T-tolong lepaskan aku," rintih Harnum dengan terbata-bata.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Boss Baru itu Ayah Anakku

Boss Baru itu Ayah Anakku

tanya Caramel curiga. “Nih yah, seumur-umur gue kesini belum pernah tuh gue liat buaya disini. Lagian tempat ini tuh sering dipake warga buat mandi disini. Gak mungkin ada buaya!” “Gue takut aja gitu!” Kemal menggeleng, “Gak bakalan ada kok!” Kemal mengajak Caramel untuk duduk di gubug kecil yang ada disana, “Lo ngapain ngajak gue kesini? Tadi lo ngajak mau ke ladang nenek lo malah kesini?”
1031.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 743 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!

Jangan Sentuh Milik Raja Sekolah!

Ia kembali menegapkan tubuh. ​"Buaya yang paling besar dan paling seram di tengah sungai," jawab Zayn dengan nada dibuat-buat dramatis. Tangan kanannya terangkat, memperagakan moncong buaya besar yang siap menyambar, lengkap dengan raungan pelan yang membuat anak-anak mendadak bersorak heboh. "GRRRR... buaya ini galak banget, nggak ada yang berani lewat!"
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

(Bukan) Istri Pilihan Sang Pewaris Lumpuh

"Oma baik baik saja jika kau bawakan Oma hadiah besar dari sana." Gala mengangguk. "Apa yang Oma inginkan? Buaya?" "Apa? Di mana ada buaya?" "Di dalam danau," jawab Gala yang seketika membuat Raya panik. Ketika dia melihat ke arah kaca, seekor buaya lewat di sana. Kepanikan langsung melanda. "Hans! Hans! Suruh Andro keluar dari air! Hans!" Andro diam saat dia dimarahi oleh Raya, jantungnya berdetak kencang merasa bersalah. Apalagi Raya sampai meneteskan air mata.
9.1139.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

Nanda berjongkok dan menunjuk ke dalam kolam. "Itu namanya kecebong, anak katak bukan anak putri duyung, Abimanyu," jawab Bu Eni sambil terkekeh kecil. "Oh... gitu, ya? Tapi kenapa nggak ada di kebun binatang, Bu Guru?" "Karena yang ada di kebun binatang itu hewan-hewan yang besar, sulit untuk ditemui dan sudah langka." "Oh...." Kepala Nanda mengangguk-angguk.
11.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai kandang buaya
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Tercinta Tuan Muda

Istri Kedua Tercinta Tuan Muda

Andai sungai ini ada buaya, Kina yakin dia pasti lebih memilih berenang ke arah buaya daripada Zayyan. "Berhenti di situ!" bentak Zayyan marah, menyusul Kina–berenang secepat mungkin untuk bisa menggapai tubuh istrinya. Tentunya Kina tak mendengarkan ucapan Zayyan. Dia berenang menjauhi pria itu. Hingga tiba-tiba saja, Zayyan menghilang–tak terdengar suara seseorang berenang lagi. Kina berhenti menatap ke sana kemari untuk mencari keberadaan Zayyan. Dia panik, takut pria itu hanyut atau diterkam buaya.
1087.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai kandang buaya
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
CacaCici
Holla, MyRe. CaCi punya kabar gembira nih. Yuhuuu ... Novel baru kita telah rilis. Judulnya 'Membuatmu Menjadi Milikku.' kisah yang kita semua tunggu, kisah Zeeshan Lavroy Azam dan Nindi Xaviera Adam. Yuk, MyRe, segera mampir ke novel baru kita. CaCi tunggu yah ...(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠)
ryutaa
12-8-25 23:40 done kelar baca novel ini hehehe cerita disini jg ada spilannya nindi n cacan makasih ya kak,ceritanya seru semua... cuma agak gmna gitu giliran mendekati ceritanya zana-ebrahim typo nya banyak bngt hiks T.T tp ku suka kok wlwpun kadang kesel pas Nemu typonya ahaha. maapken ya caci
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status