Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Dingin, berat, dan setiap kali disentuh, ia merasakan gelombang energi asing mengalir dalam dirinya, bersamaan dengan kilatan memori yang semakin jelas: bukan hanya aula gelap, tetapi juga wajah wajah tanpa ekspresi yang membungkuk, dan bisikan dalam bahasa yang tidak ia pahami, namun entah bagaimana ia tahu artinya. Saat Arya sedang memindahkan beberapa kotak berisi suku cadang impor, sebuah bayangan besar menjulang di belakangnya. “Hei, Menantu Sampah! Kerja itu pakai tenaga, bukan pakai melamun!” Itu adalah Reno, kepala mandor gudang. Pria bertubuh gempal dengan kumis tebal dan wajah berminyak itu adalah kaki tangan Kinanti dan Laras di tempat ini. Ia sangat menikmati kekuasannya untuk me
10724 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Head Over Heels

Head Over Heels

"Mbok sengaja masak semua ini karena tahu Den pasti kangen masakan rumahan juga. Nah yang ini namanya Lotek dan Karedok, makanan khas Sunda yang mirip gado-gado karena sama-sama terbuat dari sayur dan campuran saus kacang, Mbok nggak tahu kalau sudah pernah Den Andreas coba atau belum." "Kalau yang warna kuning di baskom ini juga namanya empal gentong, campuran daging, usus, dan babat sapi yang Mbok masak dengan kuah santan. Nah terus ada juga sayur asem, kupat tahu, pepes telur asin...."
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Sekamar dengan Atasanku

Sekamar dengan Atasanku

Kandar berkelit, tak mau kalah berdebat. "Tidak mungkin, bapak pasti senga-ja..." Ucapan Nita langsung terputus lantaran Kandar meletakkan kantong putih besar di atas meja. "Apa ini?" Nita pura-pura bertanya. Dari aromanya saja sudah jelas kalau didalam kantong itu berisi makanan. "Makan malam," sahut Kandar singkat.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Candu Dekapan Kakak Ipar

Candu Dekapan Kakak Ipar

“Ratu belum pernah berenang di kolam sebesar ini. Kalau kolam ikan pernah.” Narendra tertawa bahak mendengar cerita sang adik. “Berenang sama ikan?” Ratu terkikik. “Nggak sengaja jatuh ke kolam lele. Waktu itu Mommy mau ambil ikan yang dikasih tetangga. Kebetulan tetangga punya usaha jualan ikan.” “Dikasih?” Regantara mengernyit. “Iya, Mas.”
9.81.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62.2K kali sebagai kandang entok
Tampilkan Ulasan (125)
Baca
+Pustaka
1436578TR
sesuka ini kakak thor aku sm ceritanya RadjaDjiwa thor tanggung jawab nih bonus koin ku habis utk baca novelmu thor ngalahin bacaan ku yg dah ku bc lbh dulu..moga2 gak kecewa lnjutannya .Djiwa bahagia sm Radja yg jahat dpt karma kl gak tobat2.sarangheo
Klan Qing
Izin promo ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit dan memiliki 3 Guru. Yang mana ketiga Gurunya adalah 3 Dewa Kuno dari Alam Atas juga.
Baca Semua Ulasan
 Ranjang Pengantin

Ranjang Pengantin

Jim mencomot roti itu dan memakannya dengan santai. Luna hanya bisa menghela nafas, tanpa menunggu, dia melepas jilbabnya dan memakai apron bermotif bunga-bunga itu. Jim tersenyum menang, sebenarnya dia tidak selapar itu. Dia hanya mengalihkan pembicaraan yang takkan menemukan kesepakatan dengan Luna. Luna begitu gesit dengan pisau di tangannya. Merajang beraneka sayur dan daging udang segar di atas talenan. Menu praktis malam ini, capcay udang. Tidak ribet dan sehat.
1023.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 530 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Bang Udin (ceplas-ceplos): “Doa doang bikin kenyang nggak, Mbak? Rendang bikin kenyang, doa bikin tenang. Tapi saya maunya dua-duanya, dong!” Studio loteng kembali pecah dengan tawa. Sekar akhirnya memberi penutup manis. Sekar:
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Godaan Berondong Nakal

Godaan Berondong Nakal

Saat dia melihat secarik kartu ucapan di atas lima keping cokelat silver queen kesukaannya. [Pagi mbakku sayang. Semoga hari kita seminggu ke depan menyenangkan. Aku akan meratukanmu di negeri orang. Percayalah ... dijadikan ban serep pun aku rela. By Kecapung jantan dengan inisial B yang sangat menggilaimu.] "Astaga ... Bram! Ish ... benar-benar bocah gendeng. Ya Allah ... apakah aku bisa menahan diri dari godaan berondong gila itu?" omelnya.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

kata Ningsih "Baik Bu" kata mbok Mala sambil mengambil belanjaan dan mulai menaruh di kulkas juga lemari . "Mbok kita masak apa buat makan malam?" tanya Ningsih "Nuget ayam untuk anak-anak , ikan goreng ,tahu tempe goreng dan sayur lodeh untuk bapak juga ibu " jawab mbok Mala "Mbok boleh goreng sedikit terong , saya pengen makan ini " kata ku sambil menyerahkan sayur terong
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Kalau udah lancar bahasa Indonesia harusnya Kayla ngerti kalimat pengusiran yang jelas banget tadi. “Emang kamu bisa bahasa Sunda, Can,” bisik Intan padaku. “Bisa, itu lagi di tik tok. Biwir bereng-bereng jawir ayam, panu coklat kopi susu.” Anggap aja udah bisa, ya, Bestie.
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 652 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Pembalasan untuk Sepupu Celamitan

Pembalasan untuk Sepupu Celamitan

“Aku itu sudah capek tidur, di sini memang enggak ada yang bikin seru. Cuman tidurlah yang bisa membuang waktu, kalau di kota, kita bisa jalan-jalan, ke taman, ke kebun binatang,-“ “Sana kalau mau ke kebun binatang, ada kok di sini. Tuh di belakang Pak Mahmud, ada sapi, kambing, ayam, bebek,-“ “Itu mah peternak!” timpal Juwita kesal. Mila tertawa terbahak-bahak saat ucapannya di potong oleh Mila. Aku hanya tertawa kekeh mendengar mereka berseteru. Daging di dalam wadah sudah bersih, kuletakkan di meja dekat kompor. Bu Endah mengambilnya lalu memasukkan dalam panci berisi air guna untuk di rebus. “Mbak, itu cabe untuk bikin sambal kering belum di iris-iris,” ucap Bu Endah memandang Bu Asih.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status