Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kaisar Dewa Gombal

Kaisar Dewa Gombal

Bagas Surolegowo bukan siapa-siapa. Juru bersih istal, anak yatim, dan pemilik harga diri yang sedang dalam kondisi bisa dipertanyakan. Hidupnya sudah cukup menyedihkan sebelum seekor kuda tua memutuskan untuk mengikutinya ke mana-mana, delapan prajurit mengejarnya dengan tombak terhunus, dan sebuah batu biru misterius membuatnya pingsan di lorong berbau ikan asin. Nasib buruk rupanya belum selesai bekerja. Batu itu bukan batu biasa. Lurah Kandang yang tiba-tiba pucat ketakutan, bisikan "Buang sebelum mereka datang", serta kehangatan aneh yang mulai membakar dari dalam dadanya .... Semuanya mengatakan bahwa hidup Bagas yang sudah kacau akan segera menjadi jauh lebih kacau lagi. Di dunia di mana para pendekar memperebutkan kekuatan, kerajaan-kerajaan Nusantara saling sikut berebut pengaruh, dan dewa-dewa sesat bermain di balik layar. Seorang juru bersih istal yang bahkan tidak bisa lari dengan benar tiba-tiba menjadi bagian dari sesuatu yang jauh lebih besar dari dirinya. Masalahnya, Bagas tidak tahu itu. Kalau tahu pun, ia mungkin tetap akan tersandung di jalan menuju takdirnya. Kaisar Dewa Gombal adalah kisah kultivasi berlatar kerajaan Nusantara tentang seorang pemuda lemah yang berubah bukan karena ia hebat, tapi karena semesta rupanya punya selera humor yang sangat buruk. Pertanyaannya bukan apakah Bagas akan menjadi kuat. Pertanyaannya adalah, dunia ini siap atau tidak menghadapi orang yang bahkan tidak berniat menjadi berbahaya?
386 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Warisan Dewa Iblis Terkuat

Bangkitnya Warisan Dewa Iblis Terkuat

Dia dihancurkan, diracun, dan dikhianati oleh orang terdekatnya. Tapi takdir berkata lain—dua roh kuno dari surga dan neraka memilihnya sebagai pewaris tunggal. Xiao Fan, jenius nomor satu Kekaisaran Tianyu telah kehilangan segalanya dalam semalam. Dantiannya hancur akibat racun dari sepupunya sendiri. Tunangannya, Lin Yue, membatalkan pertunangan mereka. Dan ayahnya, sang patriark, dipaksa berlutut dalam kehinaan. Dalam keputus asaan, Xiao Fan berlari tanpa tujuan dan berakhir menemukan rahasia yang akan mengubah segalanya: Ternyata dunia ini adalah kandang buatan Dewa Bermata Tiga, dan ia adalah eksperimen gagal dari perang kuno antara Dewa dan Iblis. Dua roh tertinggi—Malaikat Bersayap Enam dan Asura Bertanduk Enam—menyatu ke dalam tubuhnya. Mereka memberinya Dantian Ganda: Emas untuk Dewa, Ungu untuk Iblis. Dan Mata Yin-Yang yang mampu melihat kebenaran dan kelemahan jiwa. Dengan kedua warisan dari dua makhluk legendaris itu, Xiao Fan membantai musuh-musuhnya satu per satu, dan membuktikan bahwa seorang "sampah" bisa menjadi Kaisar Dewa Iblis sejati. Namun saat ia hampir mencapai puncak, gadis yang ia cintai, Xuan'er, dijemput paksa ke Alam Surgawi untuk dikorbankan demi ambisi Dewa Bermata Tiga. Xiao Fan hanya berbisik pada langit: "Jika kau berani menyentuh sehelai rambutnya saja... akan kuhancurkan alam semesta ini."
275 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

Dia Mau Jadi Adik Iparku, Aku Restui!

Aku tahu suamiku, Bara Atmaja, memalsukan kematiannya dan menggantikan identitas adik kandungnya. Namun, aku memilih tidak mengungkapkannya. Aku justru mendatangi kepala komando militer dan melaporkan bahwa suamiku telah meninggal, meminta padanya agar nama suamiku dicoret dari dinas kemiliteran. Di kehidupan sebelumnya, adik iparku meninggal secara tak terduga. Suamiku dengan tegas melepas jabatan komandan resimen dan menyamar sebagai adiknya, semata agar istri adiknya tidak hidup menjanda. Aku mengenalinya sebagai Bara Atmaja dan menuntut penjelasan mengapa ia berpura-pura menjadi adik iparnya. Namun Bara bersikeras menyangkal, lalu menepis tanganku. “Kakak ipar, aku tahu kematian kakak membuatmu terpukul. Tapi jangan karena kakak meninggal, lalu kamu menganggapku sebagai dirinya!” Ia melindungi istri adiknya yang tampak rapuh itu, mendorongku ke sungai yang dingin, dan memperingatkanku agar tidak berkhayal. Putriku yang baru berusia lima tahun menangis sambil bertanya mengapa ayahnya tidak menginginkannya lagi. Ia malah dikurung di kandang sapi untuk introspeksi diri, dan dibiarkan kelaparan selama tiga hari tiga malam. Ibu mertuaku mencercaku sebagai perempuan pembawa sial yang mencelakakan suami, lalu mengusirku bersama anakku tanpa sepeser pun. Bara bahkan menyebarkan kabar bahwa aku sudah gila, baru saja suamiku meninggal, aku sudah mengincar adik iparku. Aku dicemooh dan dihina semua orang. Dalam keadaan linglung, aku memeluk anakku dan meninggal di tengah dinginnya cuaca dingin. Saat aku kembali membuka mata, aku telah kembali ke hari ketika suamiku mulai menyamar sebagai adiknya.
19.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Bayaran 100 Miliar

Pesona Istri Bayaran 100 Miliar

“Kenapa ini? Kenapa rasanya tidak nyaman begini?” gumam Bea dengan suara semakin serak dan lemah. Nigel berjongkok tepat di depan Bea yang bergerak tak tenang. Sebelah alis Nigel terangkat, ia memperhatikan wajah Bea yang semakin memerah. Melihat gelagat tak normal dari tubuh Bea, Nigel pun langsung paham apa yang terjadi kepada wanita cantik itu. “Ternyata kau pun menggunakan cara murahan ini untuk memikat saya,” decih Nigel sinis, “jika bukan untuk membuat wanita parasit itu marah dan kesal, kau tidak akan memiliki kesempatan masuk ke kamar ini. Jadi tidak usah bermain trik murahan ini dengan saya, atau saya lempar kau ke kandang singa saat ini juga. Berdiri dan jangan bertingkah!” desis Nigel memperingati Bea. “Aah!” Nigel terkejut ketika Bea tiba-tiba menarik dasinya. Pria itu sempat terhuyung, sehingga harus menopang tubuhnya dengan tangan di lantai. Dengan posisi itu mata coklat muda milik Nigel beradu tatap begitu dekat dengan sepasang mata hijau Bea. Beberapa detik Nigel diam, seakan terhanyut oleh sinar mata hijau bak danau milik model cantik itu. “T-tolong saya, Tuan. Jangan sakiti saya, tolong antarkan saya pulang. D-dia, pria itu brengsek.” Bea berceloteh tak jelas dengan suara parau menahan lenguhan. Tubuhnya semakin tidak nyaman, bahkan ia terus menarik-narik tali gaun seksinya. “Aah, saya tidak nyaman. Ini panas sekali, tidak nyaman.” Nigel menggeram. Ia mencengkram pipi Bea dengan tangannya. “Saya sudah peringatkan, jangan bermain trik dengan saya. Kau sangat berani sekali. Orang yang lancang sepertimu ini kemarin berakhir tanpa kepala, apa kau juga ingin menyusul?” desis Nigel.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kandang entok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status