Membalas Suami dan Sahabatku
Akhirnya, aku meraih gelas yang berisi minuman tersebut, kemudian langsung meminumnya hingga tandas.
"Gitu dong, jangan malu-malu. Mulai sekarang anggap saja bahwa Mas ini adalah sahabatmu. Mas juga begitu, sudah menganggapmu sebagai sahabat."
"Siapkan fisik dan mental, ya. Karena setelah ini, kita akan sama-sama berjuang untuk membalas sakit hati kita kepada para penghianat itu. Bersiaplah."
Aku mengacungkan jempol, menunjukkan bahwa aku sudah siap. Baik secara fisik maupun mental. Bendera perang sudah ditebarkan, saatnya bertempur untuk menentukannya siapa pemenangnya.
ตอนยอดนิยม