Selamat Malam, Tuan Ares
Angeline ingin menangis, tetapi tidak bisa mengeluarkan air mata
Angeline berjalan keluar dengan memakai kaos berukuran besar, kemeja itu jelas berpotongan longgar, tetap menonjolkan keseksian tubuhnya.
Terutama kedua kakinya yang panjang itu, ramping dan terpahat, seperti sebuah karya seni.
Rambut panjang basahnya bertumpu pada kulit mulusnya. Itu menambah aura kepolosan pada Angeline.
Tetapi, Angeline masih memakai topeng itu.
Tenggorokan Jay bergemuruh, wajahnya yang tampan dan mulia menunjukkan sedikit tanda-tanda terpesona.
Hot Chapters