Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut
Jasmin mengeluarkan sebuah amplop cokelat berlogo perusahaan kapal pesiar.
“Apa ini, Mbak?” Saat menerima amplop itu, tangan Pak Danu gemetar. Seolah ada pertanda buruk yang akan dia dapat.
“Jadi begini, Pak. Sebulanan yang lalu saya dan Nely berlibur di kapal pesiar lintasan Singapur, Malaysia, dan Phuket.” Jasmin mengambil jeda sesaat. “Sa-saat perjalanan balik ke Singapur.” Lidah Jasmin terasa keluh. Sehingga membuat Bu Danu makin gusar. “Ada insiden, Buk. Ne-Nely jatuh dari kapal.”