Istri Yang Tersakiti
" Putri lalu menaruh dua undangan di atas meja mereka. Hendra mengambil satu begitu pun dengan Leo. Keduanya lalu membaca undangan itu sejenak. Mata Leo membesar melihat nama-nama yang tertera di dalam undangan.
"Jadi yang mau menikah kamu, Put?" tanya Hendra lagi.
Putri mengangguk. "Iya, pak."
"Dengan Dion?" sahut Leo.
Putri yang semula mengarah pandang ke arah Hendra, kini mengalihkan pandang ke Leo. "Iya, pak. Dengan Mas Dion."
"Dion suami Astrid?"
Putri mengangguk. "Iya, pak."
"Maaf sebelumnya ya, put. Kenapa kamu mau dengan lelaki yang sudah menikah? Waktu Astrid melabrak kamu di sini, itu menandakan dia tidak menyetujui rencana pernikahan kalian bukan?"