Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Putra Sambungku jadi Suamiku

Putra Sambungku jadi Suamiku

Luna seorang CEO cantik berusia 35 tahun, terpaksa menikahi seorang HRD di perusahaannya yang telah mempunyai 2 orang anak atas permintaan sang papa. Namun, usai pernikahan sang suami meninggal sebelum melaksanakan tugasnya sebagai suami. Namun, suaminya memberikan amanah pada putranya seorang mahasiswa yang masih berusia 23 tahun untuk menikahi Luna, walaupun pemuda tersebut telah mempunyai seorang kekasih dan berjanji akan kembali padanya usai perjanjian dengan keluarga Luna berakhir. Pernikahan kedua Luna dengan anak sambungnya membuat Luna menjadi seorang wanita seutuhnya. Dimana, Devan sang putra sambung yang telah menjadi suaminya mampu memberikan kebahagiaan yang sempurna bagi hidup Luna baik di ranjang ataupun dalam kehidupan sehari-hari hingga Luna merasakan jatuh cinta yang tak pernah dirasakannya. Disaat cinta telah tumbuh subur dihati Luna yang mendapatkan layanan dan kenyamanan dalam diri Devan, CEO cantik itu pun hamil. Saat itu terjadi, Luna yang sangat menikmati kehidupannya bersama Devan pun, harus dengan ikhlas melepas Devan dan perjanjian pernikahan diantara mereka pun berakhir saat seorang putra penerus dalam keluarga Luna dilahirkan. Apakah yang terjadi dengan pernikahan Luna? Akankah Devan juga mampu meninggalkan Luna yang tengah hamil anaknya? Atau Devan meninggalkan Luna demi kekasih yang dengan setia menunggu perjanjian pernikahan diantara mereka berakhir? Untuk kisah selanjutnya, silakan kunjungi novel ini. Mohon dukungannya dengan memberikan ulasan dan bintang 5. Ulasan kakak semua sangat berharga untuk kelanjutan karya saya. Terima kasih atas dukungannya.
Rumah Tangga
103.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Alpha's Regret After Killing Our Pup

Alpha's Regret After Killing Our Pup

My Alpha mate thought I didn't know he had two half-breed Omega pups with his Omega mistress, but I had discovered his secret long ago. I threatened him to break up with his mistress, otherwise I would hide their child and make him regret it forever. But I had done absolutely nothing, their pups disappeared. He locked me in a silver cage and even made me watch my son being abused to interrogate me about the whereabouts of their pups. But when my son really died, I completely gave up and left. The powerful Alpha collapsed.
Baca
Tambahkan
Melepas Cintaku Demi Cintamu

Melepas Cintaku Demi Cintamu

"Rena, aku akan selalu mencintaimu!" desah Jeremy tak tertahankan. Tepat saat dia hampir mencapai klimaks, ponselnya tiba-tiba bergetar. Dalam kondisi seperti itu, tentu saja dia mengabaikannya. Namun tak lama kemudian, layar ponselnya menyala. Begitu Jeremy melihat nama yang tertera, tubuhnya langsung menegang. Rena mendengarnya mengangkat telepon dan berkata, "Halo?" Di tengah sunyinya malam, suara dari ponsel terdengar sangat jelas, "Jeremy, kamu tahu nggak ... Nadia ...." Jeremy buru-buru memotongnya dengan suara rendah dalam bahasa asing, "Kecilkan suaramu, ini bukan waktu yang tepat." Lawan bicaranya langsung berganti bahasa, tetapi suaranya tetap terdengar keras, "Hasil pemeriksaan rumah sakit sudah keluar. Nadia kena kanker stadium akhir. Hidupnya tinggal sebulan! Dia ingin jadi istrimu. Kamu bisa nggak kabulkan keinginan terakhirnya sebelum dia pergi?" Ekspresi Jeremy langsung berubah drastis. "Apa?! Tunggu aku!" Setelah menutup telepon, dia menoleh ke Rena dan berkata dengan lembut, "Rena, aku ada urusan penting, harus keluar sebentar. Kamu istirahat saja dulu, nanti aku segera balik." Tanpa menunggu jawaban darinya, Jeremy buru-buru pergi untuk bersih-bersih dan mengganti pakaian. Dia meninggalkan rumah tanpa menoleh sedikit pun. Sesaat kemudian, layar ponsel Rena menyala. Ternyata pesan dari Nadia. [ Rena, kamu kalah. Dari dulu aku sudah bilang, Jeremy itu milikku. ] Tepat di bawahnya, ada pesan lain yang dikirim tiga hari lalu. [ Kalau aku kena kanker, menurutmu Jeremy bakal ninggalin kamu buat datang ke aku nggak? Aku yakin dia pasti datang. ] Tatapan Rena perlahan terangkat dari layar ponsel ke arah pintu kamar yang masih terbuka. Jeremy tidak tahu, dia sudah lama belajar bahasa asing itu. Seluruh percakapan tadi, didengar dan dipahaminya dengan jelas. Sejenak kemudian, wajah Rena menyunggingkan senyuman yang begitu pahit dan menyedihkan. "Iya ... aku memang kalah ...."
Baca
Tambahkan
Gairah sang Gadis

Gairah sang Gadis

Ibuku adalah seseorang dengan pemikiran konservatif. Demi mempertahankan kesucianku, dia sengaja memesan set bodysuit ketat untuk membungkus tubuhku. Lantaran takut aku akan diam-diam membukanya di sekolah, dia bahkan mengikatnya dengan lima karet gelang dengan keadaan disimpul mati. Hanya saja, bahan pakaian ini terlalu kasar. Suatu bagian di tubuhku tergesek hingga terasa sangat gatal. Jadi, sejak kecil aku pun sudah bisa memuaskan diriku sendiri. Perlahan-lahan, cara ini sudah tidak ampuh lagi. Pada akhirnya, aku sampai ke tahap tidak bisa duduk dan berdiri dengan tenang. Aku menangis mengatakan kepada ibuku bahwa aku sakit, berharap dia tidak memaksaku untuk mengenakan pakaian ini lagi. Aku juga ingin dia membawaku berobat. Alhasil, ibuku hanya memarahiku. Dia mengatakan aku ingin mencoba untuk berhubungan. Demi meredakannya, aku mulai memasukkan banyak barang besar di dalam pakaian. Saat aku dewasa, ibuku meninggal akibat kecelakaan mobil. Akhirnya aku juga bisa terlepas dari pakaian sialan itu. Anehnya, setelah aku melepaskannya, aku bukannya merasa nyaman, malah merasa semakin tidak nyaman.
Baca
Tambahkan
Rahim Kedua

Rahim Kedua

Aliya memiliki karir yang cemerlang di usianya yang menginjak tiga puluh lima tahun. Dia juga wanita yang cantik dan independen. Hidupnya semakin sempurna karena dia menikah dengan Reza, laki-laki yang baik dan sangat setia padanya. Namun rumah tangganya tiba-tiba diguncang masalah ketika mertuanya menginginkan seorang cucu. Aliya yang tidak ingin kehilangan karir dan tubuh idealnya menolak untuk hamil, dan lebih memilih untuk mencarikan istri kedua untuk suaminya yang bekerja sebagai pekerja seks komersial!
Rumah Tangga
103.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Loving Me Too Late

Loving Me Too Late

My sister gets into an accident and needs an emergency blood transfusion when I'm six months pregnant. After a round of tests, my blood is the only suitable one. I'm exhausted and too skinny after being tormented by morning sickness. I have to say no. However, my family forces me to do it. I have no strength to resist; I can only beg my husband for help. To my devastation, he stands by and watches me coldly. "It's fine for you to donate some blood since you're so healthy. Queenie isn't the same as you—she has a bright future ahead, so we can't let anything affect that." I pass out after the blood donation. The first thing I do when I wake up is make an appointment for an abortion.
Baca
Tambahkan
Tak Lagi Menua Bersama

Tak Lagi Menua Bersama

Saat aku pergi ke rumah sakit untuk memeriksa apakah percobaan bayi tabung keempatku berhasil, aku melihat Erwin Sentosa yang katanya sedang dinas luar kota, dengan hati-hati menopang seorang gadis muda dan cantik keluar dari departemen kebidanan. Perut gadis itu membesar, tampak sudah hampir melahirkan. Erwin hanya terlihat panik sesaat, lalu segera melindungi gadis itu di belakang tubuhnya. “Jennie, Keluarga Sentosa butuh seorang anak untuk meneruskan garis keturunan. Setelah anak ini lahir, kita akan kembali seperti dulu.” Nada suaranya yang tegas terdengar jelas di telingaku. Aku tersenyum dan mengangguk menyetujuinya. Di tengah tatapan terkejutnya, aku diam-diam menyembunyikan hasil pemeriksaanku. Di hari gadis itu melahirkan, aku meninggalkan surat perceraian… dan pergi dari hidupnya untuk selamanya.
Cerita Pendek · Romansa
9.960.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ich war keine Niemand

Ich war keine Niemand

An dem Tag, an dem ich unsere Gefährtenregistrierung beantragen wollte, ließ mein Freund Ogg mich vor dem Büro für Wolfsangelegenheiten hinauswerfen. Dann betrat er es an der Seite seiner Kindheitsliebe Hailey. Er sah mich fassungslos am Boden sitzen, ohne mit der Wimper zu zucken. „Haileys Kind braucht den Status im A-Rudel. Sobald wir die Gefährtenregistrierung aufgelöst haben, werde ich dich heiraten.“ Alle dachten, ich als treue Törin würde noch einen weiteren Monat willenlos auf ihn warten. Schließlich hatte ich bereits sieben Jahre auf ihn gewartet. Doch in jener Nacht tat ich etwas Unerwartetes: Ich willigte in die von meinen Eltern arrangierte Ehe ein und reiste stillschweigend zum L-Rudel ab. Ich verschwand vollständig aus seiner Welt. Drei Jahre später kehrte ich in mein altes Territorium zurück, um meine Familie zu besuchen. Mein Gefährte, inzwischen der Lykan-Vorsitzende, hatte eine dringende Ratssitzung. Daher schickte er einen Untergebenen, um mich vom Flughafen abzuholen. Ich hätte nie gedacht, dass ich dort Ogg wiedersehen würde. Sein Blick fiel sofort auf das Armband an meinem Handgelenk. „Ist das nicht diese billige Fälschung des Armbands, für das der Lykan-Vorsitzende Raven zwei Millionen Dollar für seine Gefährtin ersteigert hat? Dass du nach all den Jahren so oberflächlich geworden bist…“ „Jetzt ist aber genug mit dem Theater. Komm zurück. Haileys Kind ist jetzt im Schulalter, also kümmerst du dich um den Schulweg.“ Ich strich mit den Fingern über das Armband an meinem Handgelenk. Er hatte keine Ahnung, dass es das billigste unter all den Armbändern war, die Raven mir geschenkt hatte.
Baca
Tambahkan
Enjoy Your Stolen Man

Enjoy Your Stolen Man

My best friend, Sienna Monroe, who always swears she'll never marry, goes with me to the fertility clinic and suddenly snatches away the donor profile I choose. That's when I know she has come back to life too. In my previous life, I wanted a mixed-race baby, so I chose the IVF route. Sienna mocked me, saying I'd just be raising someone else's child. But two weeks later, I was taken to the royal palace of Valoria. It turned out the donor I picked was none other than the Prince of Valoria, a man of eight national lineages. He not only insisted on marrying me as his princess but also promised that our child would inherit the throne. The baby and I were cherished by the entire royal family, so much so that the jewels they draped over me nearly bent my back. Meanwhile, Sienna flaunted her extreme feminist stance and offended business partners. In the end, she was fired and blacklisted across the industry. Sienna spent all her savings on a plane ticket to attend my party, where I would introduce my baby to everyone. But when I went to welcome her, she crushed my son to death in her hands and splashed concentrated acid on me. "You don't deserve such good fortune! You worthless witch!" But when I opened my eyes again, I had gone back to the day I asked her to go with me to the fertility clinic.
Baca
Tambahkan
The Gap in Our Words

The Gap in Our Words

My mother-in-law could not understand me. Before my business trip, I repeatedly told her not to touch anything in my study, but she mixed up the contract I needed. As a result, I lost a million-dollar order and was fired from my company. To make up for her mistake, she promised she would take care of my child and help me find another job. I froze my milk, labeled everything with notes, and gave her detailed instructions on timing and measurements. However, when my baby ended up in the hospital, I found out that she had thrown out all the milk and fed my baby expired formula instead. Even worse, she fed my baby peanuts behind my back, causing my baby to suffocate and die. Afterward, she wailed, "That was my granddaughter! How could I not care? If I could, I'd die with her..." My husband slapped me, shouting, "My mom worked so hard to take care of the child, and you want to drive her to her death? She's an old woman. It's not easy for her!" My sister-in-law came over too, calling me ungrateful and blaming me for treating an elderly woman badly. She claimed I deserved to be childless and alone. However, they did not know how many times I had stopped my mother-in-law from causing trouble and harm to them. I was driven to depression by them and eventually sent to a mental institution, where I was tortured to death. If I had the chance to do it again, I would protect my child and myself and stop preventing my mother-in-law from causing chaos for others. I would watch her bring equal destruction to each one of them!
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status