Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)
Sukma terdiam, matanya terpejam, membiarkan setiap sentuhan menjadi bahasa yang tidak butuh terjemahan.
Hening itu indah. Tidak ada yang perlu dikatakan, sebab tubuh mereka telah berbicara. Senyap itu bukanlah kekosongan, melainkan ruang yang penuh kehangatan, penuh penerimaan, penuh cinta yang tidak lagi perlu disembunyikan. Air mengalir, membasuh kulit, membasuh hati. Dan di dalam ruang mandi itu, di antara kabut tipis yang terangkat perlahan, Sukma dan Jagat menemukan keutuhan baru. Bukan sekadar suami dan istri karena takdir, melainkan dua jiwa yang perlahan memilih satu sama lain.