PENDEKAR TAPAK DEWA
ujar La Mudu.
“Baiklah, Ananda Jawara.”
Selama dalam pelayaran, keempat sahabat La Mudu lain, yaitu La Jangga Jo, La Lewamori, La Pabise, dan La Santara, memanfaatkannya untuk beryanyi bersama dengan diiringi oleh La Pabise dengan petikan gambo-nya, atau memancing ikan di sisi kapal di bawah lantai satu, menikmati ikan bakar, setelah itu tidur. Sementara para anak buah kapal tetap sibuk, dan siap untuk bekerja siang dan malam. Dalam kapal yang ditempati Oleh La Mudu dan kelima sahabatnya serta Ama Taka, ada sekitar seratus anak buah kapal yang dapat bekerja secara bergiliran. Sementara di kapal yang satu berisi lebih dari lima puluh anak buah kapal dan Ama Luhu yang bertindak sebagai nakhoda