Terjebak Gairah Siluman
Lincoolnpuisi senja menjelang malamrenungan sepertiga malamlirik sepohon kayu daunnya rimbunmenikungmu di sepertiga malam
Matanya menyapu wajah-wajah yang masih dipenuhi nafsu dan kebingungan itu.
Lalu, ia tersenyum.
Bukan senyum manis atau polos. Itu adalah senyum nakal yang penuh kemenangan.
Sebuah senyum yang mengatakan, 'Aku mendapatkan apa yang aku mau dari kalian, dan kalian tidak mendapatkan apa-apa.'
Sebuah senyum yang mempermainkan dan meremehkan.
Tanpa mengucapkan sepatah kata pun lagi, ia berbalik dan melangkah pergi, berjalan dengan anggun meninggalkan sudut gelap itu.