Ikatan Tak Dirindu
“Aku suamimu adalah sahabat sejatimu. Aku tahu bukan orang yang baik. Aku banyak dosa. Aku akan belajar menjadi orang baik, belajar agama. Dan kita bisa melakukannya bersama. Karena kita adalah sahabat sejati, saling mengingatkan dalam kebaikan. Sebagai sahabatmu aku berharap bisa selamanya mendampingimu. Tidak saja di dunia, tapi aku ingin cinta kita kekal sampai ke surga.”
Hati Safira merasakan kesejukan mendengarkan perkataan suaminya.
“Kamu adalah imamku. Sebagai makmum aku akan belajar untuk selalu mentaati sang imam.”
“Aku juga manusia, sebagai imam, pasti tak sempurna dan banyak kesalahan. Jika aku salah, tolong kamu ingetin, Sayang.‘
“Oia, kita jalan-jalan yuk. Katanya kamu ngajak ak
Chapitres populaires