Di Balik Rupa Burukku
Serendah itu harga diriku, salat hanya demi seorang gadis.
Tak kusangka, ternyata yang menjadi imam masjid adalah lelaki tampan itu, suaranya sangat merdu, sampai membuatku gemetar saking menghayati, bukan menghayati istilah Islamnya, khusuk. Pantasan tidak terjadi apapun antara Aina dan pria itu, lelaki tampan bernama Syarif itu adalah pria yang alim dan beriman, orang-orang seperti itu tidak ada yang ditakuti kecuali berbuat dosa, memikirkan hal itu hatiku menjadi tenang. Sepertinya sudah saatnya aku mengikuti jejak lelaki itu, apa salahnya menjadi tampan dan alim, justru dengan demikian kualitas diri akan semakin meningkat, kan?
Hot Chapters