A Few Years Later
“Gue nggak pernah ke Bali, nih. Sedih banget. Lo jangan keasyikan jalan-jalan di sana. Kuliah yang bener biar kita wisuda bareng kayak waktu SMA dulu.”
Sella hanya tertawa menanggapi semua celotehan sahabat-sahabatnya itu. Kendati begitu, hati Sella tak bisa mengelak dari perasaan bersalah yang teramat dalam. Yose tanpa sepengetahuan Sella memerhatikan perubahan raut wajah Sella. Selama empat jam mereka menghabiskan waktu hari ini, Sella selalu tertawa seakan tiap menit dalam hidupnya hari ini sangat berharga. Mereka menonton film action di bioskop, lalu keluar untuk makan sate tusuk khas Bali, dan berjalan kaki menuju pusat perbelanjaan terbesar di Denpasar. Semua terasa baik, sampai sebuah
Bab Populer