Cinta Mati Bersama Kepergian Buah Hati
"Scarlett, hatimu belum cukup keras."
"Kalau kamu ingin melawan orang lain, kamu harus siap untuk membuat mereka nggak berani melawanmu lagi. Harus kasih mereka pukulan yang membuat mereka takut, bahkan sampai seumur hidup."
"Begitulah dalam berkelahi, sama halnya dengan menghadapi orang. Kamu bisa melakukan itu?"
Tatapan Edric perlahan menjadi serius. Seketika, Scarlett juga jadi serius. Dia menundukkan kepala sejenak, menarik napas panjang, dan mengangguk mantap. "Aku bisa."