Istri Buruk Rupa
Ah, kesal sekali, harusnya sedikit saja belajar menggombali istri, atau jika perlu ada kelas belajar untuk suami, bagaimana cara membuat istri bahagia walaupun hanya dengan kata kata, ya itu sepertinya perlu.
“Aku sudah membuat garang asem gentong, apa kau tidak mau memakannya?” ucapku sedikit ketus, namun tetap berusaha aku tahan. Suara ketus, wajah mulai tidak berhias senyuman, mata tidak lagi fokus, harusnya dia tahu istrinya sedang kurang baik baik saja.
“Wah, itu makanan kesukaan papah, mau mau,” ucapnya dengan mata berbinar, padahal tadi dia menyampaikan jika perutnya sudah terisi dan masih kenyang.