Red in Us
Dia hanya berubah sedikit, dari orang yang menceritakan segalanya pada Katha, jadi seolah menyembunyikan banyak hal darinya dan juga orang lain.
“Eh, ngomong-ngomong, gue jadi penasaran kenapa Rabu memilih buat ngelamar lo. Secara, pasti banyak perempuan yang mengantre kalau dia buka lowongan calon istri. Lo ngancam dia, ya?” tuding Kandara. Dia menusuk sepotong daging, lalu memasukkannya ke dalam mulut.
Katha mengibaskan rambutnya ke belakang pundak. “Lo kira, orang kayak Rabu bisa kebal sama pesona gue?” candanya pura-pura jemawa.
Chapitres populaires