AKUN PALSU CALON SUAMI
Nadin menggertakkan gigi, satu tangannya terkepal kuat, kala dia menatap Nia dan Kinara yang sama sekali tidak bergeming.
[Nia, kenapa kamu membahas hal seperti itu di sini?!] balas Nadin di ruang obrolan grup kantor.
Tidak ingin kalah dengan Nadin, Nia pun segera bergegas membalas pesan Nia. Dia memang berniat membuat citra Nadin semakin buruk di hadapan teman-temannya yang lain.
[Lah, memangnya kenapa? Aku hanya ingin tahu, apa ada orang yang kamu ajak di sini atau tidak. Apa kamu malu, gara-gara sudah ketahuan bohong?]
Hot Chapters