Karma(penyesalan)
ajak Herman pada ustadz yang hadir dirumah Herman, dan siap memimpin acara pemakaman Adinda.
"Baik lah!" setelah semua persiapan selesai, Adinda yang kini sudah berada didalam keranda, tertutup kain hijau berlafadz tasbih, sudah siap diantar ke tempat terakhirnya. Tak ada yang menangis diantara yang hadir, karena memang tak ada yang mengenal Adinda. Hanya Amira yang terlihat sesegukan menahan airmata yang sedari tadi terus mengalir tak bisa ditahannya. Herman yang menggunakan kacamata hitam, untuk menutupi kesedihannya. Sungguh Herman sebenarnya lebih rapuh daripada Amira, jika memang Amira tahu. Hanya saja, ia sebagai seorang laki-laki, pantang baginya memperlihatkan airmata nya itu.
ตอนยอดนิยม