Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Mungkin Mama sedang mengisi daya batrainya. Kulirik Pak Afnan, dia sedang sibuk dengan gawainya. Aku pun mengetik beberapa bait puisi untuk membunuh waktu, daripada keolenganku kambuh. RANJAU Tuhan Bila hati salah melangkah Tunjukkan arah Bila rasa adalah dosa Hapus segera Dialah gelora Pada cita yang tersita Pada cinta hampir ternoda
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai kata kata renungan hati
Baca
+Pustaka
Lelaki Sang Penguasa

Lelaki Sang Penguasa

kata Rena sambil membuka selimutnya " Aku mau bicara dama kamu" kata radit " Bicara apa kak" kata Radit " Ini lihat ini" kata Radit sambil memberikan sebuah kertas " Ini apa kak" tanya Rena " Baca saja" kata Radit yang dingin " Ah iya kak" kata Rena lalu membuka kertas tersebut sesaat membacanya matanya membulat " Jadi kamu mengerti kan" kata Radit menatap Rena tajam
9.580.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kata kata renungan hati
Baca
+Pustaka
Hati yang Kau Sakiti

Hati yang Kau Sakiti

Wanita itu memejamkan matanya, mencoba merasakan kembali kebahagiaan yang dulu ada, tetapi yang ia rasakan hanyalah kehampaan. Kiran membuka matanya dan menatap kamar itu sekali lagi. Ia berharap ada cinta yang masih tersisa, cinta yang sempat mereka bangun bersama meski sekarang terasa rapuh. *** Kiran yang sedang asyik bermain dengan kucing peliharaannya, Anabul dan Milo, ia merasa haus. Ketika melihat Lita melintas di ruang TV, ia segera menghentikannya. "Lita, tolong buatkan aku minuman," pintanya.
1051.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kata kata renungan hati
Baca
+Pustaka
Karma(penyesalan)

Karma(penyesalan)

Ia akan melaporkannya pada Amira. "Benar-benar hal yang membuat jantungku hampir berhenti berdenyut." Ucap Atika, sambil mengusap usap dadanya. Sedangkan Herman yang masih menatap lurus kejalan. Dna tangan yang berada diatas setir, tetap terdiam. Fikirannya kacau saat ini. Ia ingin menenangkan diri dirumah Adinda. berfikir secara jernih, tentang apa yang akan ia lakukan besok.
1054.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kata kata renungan hati
Baca
+Pustaka
Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

"Rajin-rajin shalat dan mengaji ya anak Papa." Syaina mengangguk. Pandangan Hana kembali tertuju pada Langit, jujur dua mata sang wanita sudah dipenuhi cairan. Ada haru yang tak dapat ia lukiskan. Namun, sesuatu menusuk sudut hati yang lain.
9.8137.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai kata kata renungan hati
Baca
+Pustaka
TAMING THE BOSS

TAMING THE BOSS

Cinta itu bagai jam pasir Ketika hati terisi, otak mulai kosong —Jules Renard ________________________________ “Oh! Faster, To. Fas ... ter ....” Dengan penuh semangat, sambil menahan sebelah kaki wanita di bawah kungkungannya yang diletakkan di pundaknya, Tito mempercepat gerakan seduktif ciptaannya. Pandangan pria bertato sebadan itu lurus, tajam, dan tertuju pada Jameka yang kini mendongak dengan mata terpejam serta bernapas ngos-ngosan bak dikejar raja hutan. Perangai yang jelas menikmati perubahan kecepatan gerakan Tito.
874 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai kata kata renungan hati
Baca
+Pustaka
Istri Kedua CEO Ternyata Cantik Jelita

Istri Kedua CEO Ternyata Cantik Jelita

“Tapi, ada beberapa keputusan yang hanya bisa diambil oleh hati nurani, bukan oleh rasa dendam. Sebab, cepat atau lambat, kebenaran akan datang menghampirimu, entah kamu siap atau tidak.” Karenina menatap Tuan Barata dengan sorot mata penuh teka-teki, mencoba untuk menebak maksud tersembunyi di balik kata-kata pria tua itu. Namun, ia tetap memainkan peran sebagai istri lemah dan tak berdaya. “Apa maksud Opa? Maaf, saya tidak mengerti,” tanyanya, suaranya nyaris berbisik. Tuan Barata menatap cucu menantunya itu dengan tatapan dalam yang sulit diartikan. “Aku akan menjelaskan padamu.”
1022.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 868 kali sebagai kata kata renungan hati
Baca
+Pustaka
NODA

NODA

POV Megantara Selamat Ulang Tahun Pria Idamanku, semoga cinta tumbuh dengan semestinya, semoga harapan akan selalu ada dan aku bisa merengkuhnya. Dari orang yang selalu mencintaimu Renata. "Apa kau membaca ini juga Anyelir? Lalu, apa yang kau rasakan?" batinku, senyum miring pun tersungging di bibirku.
9.9187.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai kata kata renungan hati
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
lilis lilis
keren habisss... singkat padat jelas tidak bertele tele. romantis, sedih dan happy ending. tbanyak pelajaran yg bisa dipetik dari kisah ini. terimakasih sudah menyuguhkan cerita yg alurnya seperti kehidupan nyata.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

“Bukan nyindir sih tapi lebih tepatnya penasaran. Kenapa sih lo bisa cinta banget sama Ray? Sampai detik-detik terakhir sidang perceraian, lo masih aja berharap dia bakal berubah.” Kiara hanya mengangkat bahunya. “Apa itu yang dinamakan cinta buta? Saat kotoran kuda sekali pun terasa kayak cokelat kalau lagi jatuh cinta?” Lanjut Nabila lagi. “Mungkin. Dan kamu baru tersadar telah makan kotoran kuda itu setelah benar-benar dikhianati.” Tandas Kiara.
1038.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kata kata renungan hati
Baca
+Pustaka
Renungan Kasih Ibu

Renungan Kasih Ibu

Allah SWT mau mengampuni aku. Aku selalu berdoa secara khusuk. Jarum jam seolah-olah merayu, tidak begeser. Aku sangat terlena dalam dekapan kasih sayang ibu meskipun melalui foto wanita hebat itu. Angin telah menampar badan dan seisi bumi dengan keras secara bertahap. Aku tersentak ada nada dering pertanda pesan masuk dalam hand phone. Joe, ibu sudah tidak ada. Batin ini sangat hancur. Jantung seolah-olah berhenti sekejap. Daun itu akhirnya jatuh berguguran. Angin juga memetik daun-daun flamboyan mengajak tergeletak di bumi fana. Ibu, keluhku dalam hening sejuta nafas. Engkau pernah menitip pesan ke aku, raihlah cita-cita dan tujuan hidupmu. Peganglah matahari anakku, sebelum daun-daun ters
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai kata kata renungan hati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status