PEMBALASAN DENDAM PELAKOR
Ia sangat mendalaminya, hingga berhasil membuat Elana menangis tersedu-sedu.
Revista menghapus airmata Elana yang membajiri pipinya. Dia tersenyum dan berkata, "Kakak, jangan menangis. Aku sungguh baik-baik saja. Jika Kakak tidak berhenti menangis, aku juga ikut sedih," kata Revista sembari memasang raut wajah sedih. Sesungguhnya, dia merasa sangat mual ketika melangsungkan aktingnya terhadap pelakor yang menghancurkan hidupnya. Untungnya, dia masih berdamai dengan dirinya.