Tergoda Jerat Manis Sahabatku
Ia tak kuasa menahan tawa dengan kemesraan aneh sahabat karibnya itu.
‘Ya ampun! Kamu memang sudah kelewatan, Sar! Masa di depanku kau begitu nyaman bermesraan dengan lelaki yang bukan suamimu,’ batin Wulan.
“Sayang. Kamu nggak usah pulang malam ini, ya,” pinta Sari manja sembari memeluk dan mencium Yudha.
“Memangnya mau dikasih apaan?”
“Ada deh…!” sahut Sari sembari mencubit hidung Yudha. “Rahasia,” tambah Sari setengah berbisik.