Jagoan Kampung Merantau Ke Kota
“Kamu yang merenggut kegadisannya? Kamu yang mengambil keperawanannya? Makanya sekarang kamu berniat tanggung jawab, buru-buru menikahi dia walaupun dengan cara nikah siri??”
“Enak saja!” Sahut Gending jengkel.
“Jadi, bagaimana sebetulnya?”
“Dia seorang janda, Paman.”
“Oooh.., janda toh.” Komentar Paman Gimun sembari mengangguk-angguk.
Dari sisi kiri, Irul menyahut pula dengan mencibir.
“Oooh.., jadi itu selera kamu toh.”
Gending melirik pada Irul dengan tajam. Duh, rasanya, ingin sekali ia menggaploki mulut Irul dengan sandal eiger yang dipakainya sekarang.
Bab Populer