Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Garis-garis irigasi mengalirkan air jernih dari Mata Air Gunung yang baru saja meluap, membelah lahan itu dengan presisi yang sempurna. "Ini..." Bonaga terpaku, suaranya tercekat di tenggorokan. Ia jatuh berlutut, menatap hamparan emas hijau yang melambai ditiup angin gunung. "Horas Debata Raja Mula Jadi Nabolon!" teriaknya pecah, memanggil nama Sang Pencipta dalam kepercayaan Batak dengan suara riang yang gemetar. "Mula Jadi Nabolon Mamborkati! Hita Diborkati! Hita Sude diborkati! (Tuhan Memberkati! Kita diberkati! Kita semua diberkati!)"
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai kau gunung batuku
Baca
+Pustaka
Pembalasan dari Istri yang Tersakiti

Pembalasan dari Istri yang Tersakiti

kalau boleh Indah meminta, dia akan meminta Arini menikah dengan suaminya, Firman. Menaiki sebuah mobil, tempat pertama yang mereka tuju adalah bukit kintamani. Kintamani berada di bagian timur laut pulau Bali dan berada di bawah kaldera Gunung Batur. Gunung Batur salah satu gunung berapi yang masih aktif di Bali. Selain terdapat gunung Berapi, pada kawasan pariwisata Kintamani, juga dapat melihat pemandangan danau alami yang bernama danau Batur. Lebih dari satu jam mereka menikmati pemandangan alam di kintamani. Suasana alam yang menyegarkan membuat pikiran dan hati mereka jadi lebih tenang dan rileks.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 757 kali sebagai kau gunung batuku
Baca
+Pustaka
Antara Hati dan Janji

Antara Hati dan Janji

Saka POV Kujejakkan kakiku ke tanah keras Gunung Argopuro. Sudah 3 jam kami mendaki gunung dengan ketinggian 3.524 mdpl ini. Jika tak ada halangan, kami akan sampai puncaknya sebelum matahari terbit, bahkan mungkin ketika hari masih gelap. Semoga tak ada halangan. Semoga semua baik-baik saja.
10722 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai kau gunung batuku
Baca
+Pustaka
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

terbuka untuk Lin Tian? Wanita berjubah seputih salju itu hanya meninggalkan kalimat singkat sebelum menghilang, seolah tak pernah benar-benar muncul. Tiga Puluh Enam Gunung adalah pegunungan kuno tempat tiga puluh enam tetua besar berkultivasi. Di dalamnya terdapat aula-aula kultivasi, dan hanya mereka yang mendapat izin dari penguasa gunung, para Tetua Tak Tertandingi, yang bisa masuk ke sana untuk berlatih. Kebanyakan orang hanya dihargai oleh satu atau beberapa tetua saja. Mereka yang lebih cakap bisa memasuki beberapa aula sekaligus, sedangkan mereka yang benar-benar luar biasa akan diperebutkan untuk dijadikan murid.
9.549.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kau gunung batuku
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

“Melainkan di celah di antara dua gunung. Tempat di mana gema tak pernah sampai.” Ia menunjuk ke peta tua yang digantung di dinding balai kota. Di sana, dua punggung gunung besar digambarkan seperti gerbang. Di antaranya, sebuah celah kecil yang hanya diberi nama: Batu Sunyi. “Kalau kalian benar-benar ingin menyempurnakan suara dunia,” lanjut Kanda Sura, “kalian harus mengambil batu itu. Tapi... hanya satu dari kalian yang boleh masuk.”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kau gunung batuku
Baca
+Pustaka
Kultivator Tanpa Tanding

Kultivator Tanpa Tanding

Sekte Gunung Bangau. Danau Giok. Sushang duduk di dekat danau, melemparkan makanan ke kacang hijau sementara tatapannya tertuju pada peringkat surga, hatinya penuh dengan keheranan. Gurunya menduduki peringkat bakat! Gurunya mendominasi empat tempat teratas di peringkat artefak ajaib! Dan artefak ajaib itu ...
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai kau gunung batuku
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)

Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)

“Bukan itu maksud gue.” Sahabatku itu belum juga mengerti. “Sini deh gue bisikin.” Aku mendekatkan mulut pada telinganya. “Sekarang, dua bukit kembar lo, berubah jadi dua gunung kembar. GEDE!” “Apaan sih? Gunung kembar apaan?” Ya elah, nih orang polos amat. Dahi Ayu semakin mengerut. “Bibir lo sekarang rada dower. ”
10101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kau gunung batuku
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Isabella
nofel yg benar benar keren bikin ngakak tingkah si Dion dan si Dendy . ada kocaknya. ada manisnya ada romantisnya ada genre nya pokoknya komplit ....pokoknya keren keren keren. ku tunggu nofelnya yg lain thoer
Afdan
Bab Sakit...knpa ayu harus nangis kan emang salah dia sendiri tuh knpa sih thor lembek amat bisa aja buat si ayu liat ponselnya trus liat chatnya..kn dia yang mulai kata firman ajak nonton udah pasti abngnya marah bilang gitu..trua ayu knpa nangis punca masalah dirinya yang cipta..Lol
Baca Semua Ulasan
Pendekar Semprul

Pendekar Semprul

“Itu sebabnya kau bisa mengendalikan embun. Dan itulah yang ingin disucikan Topeng Batu. Mereka ingin mengambil kekuatan kalian, lalu menghapus keberadaan darah campuran.” Sura meludah ke tanah. “Fanatik gila.” Tarno mengangguk. “Lagian, siapa juga yang pengen disucikan pakai darah kambing.” --- Saat malam turun, rombongan itu menyusun rencana menyusup ke Gunung Sepuh. Ki Rawa memberikan peta jalur rahasia, melewati akar-akar bukit dan lorong batu yang tak digunakan sejak zaman perang leluhur.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kau gunung batuku
Baca
+Pustaka
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

tanyanya penasaran, meski bukan kali pertama mendapati Gugun yang hendak melakukan pendakian. “Iya, Mbak. Liburan akhir pekan.” Gugun terkekeh, lalu menyulut sebatang rokok. “Ke gunung mana?” “Pulosari, Mbak.” “Gunung mana, tuh? Gue baru denger.” “Di Pandeglang Banten, Mbak,” jawab Gugun dengan mulut mengepulkan asap rokok. “Hati-hati loh, Gun, di sana ‘kan banyak tempat keramat, apalagi di gunungnya, pasti angker.”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai kau gunung batuku
Baca
+Pustaka
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

RAGIL "Anggur merah yang selalu memabukkan diriku belum seberapa jika dibandingkan dengan senyumanmu. Takotek, kotek dangdut, takotek, kotek, dangdut. Yihaaa!" Aku joget bablas di depan jendela kamar Susi. Sengaja di sini biar dilihat dari dalam. Aku tahu dia pasti lagi tertawa. Soalnya tadi kedengaran meski samar.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai kau gunung batuku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status